Daftar Makanan agar Cepat Kontraksi dan Melahirkan

Morinaga Platinum ♦ 1 Januari 2020

Daftar Makanan agar Cepat Kontraksi dan Melahirkan

Kontraksi merupakan proses alami di mana rahim berkontraksi secara teratur untuk mempersiapkan tubuh Bunda untuk melahirkan. Beberapa makanan diketahui dapat merangsang kontraksi pada tahap akhir kehamilan karena kandungan zat-zat tertentu di dalamnya. 

Misalnya, buah-buahan lain seperti mangga mengandung beta-karoten yang dapat diubah menjadi vitamin A dalam tubuh, juga dapat memicu kontraksi. Sayuran hijau juga terkenal karena kandungan vitamin C-nya yang dapat merangsang kontraksi. 

Simak yuk pembahasan selengkapnya tentang daftar makanan agar cepat kontraksi berikut ini.

Daftar Makanan agar Cepat Kontraksi

Inilah beberapa makanan pemicu kontraksi secara alami agar cepat melahirkan sesuai HPL:

1. Makanan pedas

Memang belum ada penelitian lengkap yang mengatakan bahwa makanan pedas akan membuat kontraksi dan mempercepat kelahiran. Akan tetapi, makanan pedas bisa membuat sakit perut, Bunda pun akan merasa mulas dan mengejan. Proses mengejan inilah yang membuat posisi janin 9 bulan dalam kandungan semakin menuju jalan lahir.

Jadi, sebaiknya Bunda memperbanyak makanan pedas pada usia kehamilan 9 bulan agar Si Kecil lahir sesuai dengan hari perkiraan.

2. Kurma

Dengan mengkonsumsi kurma menjelang Hari Perkiraan Lahir (HPL), Bunda akan meningkatkan kesempatan untuk melakukan persalinan tepat waktu. Bunda dianjurkan untuk makan kurma 1 butir setiap hari selama 4 minggu sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL) untuk persalinan normal dan lebih kecil kemungkinannya untuk diinduksi.

HPL sendiri umumnya jatuh pada usia kehamilan 40 minggu, sehingga konsumsi kurman dapat Bunda mulai di sekitar usia kehamilan 36 minggu. Meski begitu, rentang waktu persiapan lahir dapat berbeda untuk setiap orangnya Bun. Pelajari selengkapnya di artikel berikut ini yuk: Kenali Perkembangan dan Gerakan Janin Mendekati HPL

3. Teh Daun Raspberry

Menurut penelitian Birth Issues in Prenatal Care pada tahun 2011, teh dari daun raspberry terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke rahim dan akhirnya memicu kontraksi. 

Sebenarnya beberapa ibu hamil ada yang mempercayainya dan ada yang tidak. Tapi karena teh ini tidak memiliki efek negatif pada Bunda dan janin, jadi Bunda akan lebih aman jika memutuskan untuk mengkonsumsinya.

4. Akar manis licorice

Salah satu cara supaya Bunda bisa segera melahirkan adalah mengoncumsi licorice atau akar manis. Dalam sebuah penelitian dari American Journal of Epidemiology di tahun 2002 menemukan bahwa akar manis punya kandungan glycyrrhizin. Kandungan inilah yang bisa bereaksi dengan enzim lainnya untuk mendukung dan mempercepat persalinan.

Tapi Bunda juga harus perhatikan takarannya, ya. karena jika dikonsumsi kebanyakan akan berujung pada efek samping yang membahayakan janin. Konsultasikan dahulu dengan dokter Bunda jika ingin mengkonsumsi akar manis ini.

5. Minyak jarak

Minyak jarak dipercaya dapat mempercepat kelahiran dan sebagai induksi alami. Meskipun pada beberapa kasus dokter tidak menyarankan penggunaan minyak jarak karena menyebabkan diare sehingga tidak nyaman di tengah persalinan. 

Akan tetapi, jika Bunda mengkonsumsinya masih dalam batas wajar dan tidak berefek samping, Bunda masih bisa menggunakannya.

6. Buah Nanas

Buah nanas dianggap sebagai makanan pemicu kontraksi karena mengandung enzim bromelain yang dipercaya dapat merangsang produksi prostaglandin, senyawa yang dapat memicu kontraksi rahim. Namun, kandungan bromelain dalam nanas tidak cukup kuat untuk secara signifikan memicu persalinan.

7. Mangga

Mangga mengandung beta-karoten yang dapat diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dikenal untuk meningkatkan produksi hormon oksitosin yang dapat merangsang kontraksi rahim. 

Namun, konsumsi mangga dalam jumlah besar juga tidak dianggap sebagai metode yang aman atau terbukti secara ilmiah dalam memicu kontraksi.

8. Buah Pisang

Pisang mengandung kalium, mineral yang dapat membantu dalam kontraksi otot, termasuk kontraksi rahim. Meskipun belum ada bukti ilmiah yang kuat, sebagian wanita mengklaim bahwa konsumsi pisang membantu memicu kontraksi.

9. Sayuran Hijau 

Sayuran hijau, khususnya daun kale atau bayam: Sayuran hijau mengandung asam folat dan kalsium yang penting untuk kesehatan ibu hamil. Meskipun belum ada bukti ilmiah yang kuat, beberapa orang percaya bahwa kandungan kalsium dalam sayuran hijau dapat membantu memicu kontraksi rahim.

10. Oli Rami (Flaxseed Oil)

Oli rami mengandung asam lemak omega-3 yang dapat merangsang produksi prostaglandin dan bertindak sebagai stimulan kontraksi. Konsumsi omega 3 yang cukup selama kehamilan telah terkait dengan pengurangan risiko kelahiran prematur. Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai omega 3 yang tepat untuk ibu hamil dalam artikel berikut ini: 5 Manfaat Omega-3 untuk Ibu Hamil.

Namun, penggunaan flaxseed oil harus dalam jumlah yang tepat dan direkomendasikan setelah berkonsultasi dengan tenaga medis.

11. Jahe

Jahe telah lama digunakan karena sifatnya yang merangsang. Senyawa dalam jahe, seperti gingerol, diyakini dapat merangsang kontraksi rahim. Penggunaannya sebaiknya dalam jumlah terbatas dan direkomendasikan setelah konsultasi dengan dokter.

Itulah tadi makanan yang bisa Bunda konsumsi untuk posisi janin 9 bulan dalam kandungan agar cepat menuju ke jalan lahir. Jangan lupa untuk konsumsi makanan bergizi lainnya dan melakukan aktivitas agar Si Kecil tumbuh sehat dan ia pun bisa cepat mencicipi indahnya dunia. 

Ketahui juga tanda-tanda melahirkan yang sebentar lagi akan Bunda rasakan. Baca di sini, ya: Keluar Lendir Saat Hamil Tua: Tanda Melahirkan?

Referensi: 

  • Americord. Labor-Inducing Foods. https://www.americordblood.com/articles/labor-inducing-foods. (Diakses pada 18 Desember 2023).
  • Jennifer Larson. About Those Labor-Inducing Foods: Do They Work?. https://www.healthline.com/health/pregnancy/foods-that-induce-labor. (Diakses pada 18 Desember 2023).