Anak-anak disebut cukup gizi jika angka kecukupan gizinya berada di antara 90-119%. Sebagai orang tua, Bunda perlu mengetahui angka ini karena gizi yang cukup diperlukan untuk mendukung tumbuhkembangnya. Yuk, kita pelajari lebih lanjut tentang angka kecukupan gizi ini.
AKG atau Angka Kecukupan Gizi adalah panduan rekomendasi asupan nutrisi harian yang disusun oleh ahli kesehatan. AKG dibuat agar si Kecil terhindar dari kondisi kekurangan gizi (defisiensi) maupun kelebihan nutrisi yang tidak baik untuk tubuhnya. Pemenuhan gizi yang sesuai standar akan memastikan si Kecil mendapatkan asupan nutrisi yang optimal untuk mendukung POTENSI kecerdasannya dan menjaga ATENSI (daya fokus) saat ia belajar dan bermain.
Satu hal yang perlu Bunda ingat, AKG tidak hanya sebatas menghitung kalori atau energi saja, lho. Di dalamnya juga mencakup keseimbangan nutrisi makro (seperti protein, karbohidrat, dan lemak) serta nutrisi mikro (beragam vitamin dan mineral). Untuk memastikan semua kebutuhan ini terpenuhi dengan porsi yang pas tanpa membuat Bunda bingung, memilih sumber nutrisi tambahan yang tepat sangatlah penting. Susu pertumbuhan seperti Morinaga Platinum telah diformulasikan secara khusus untuk membantu memenuhi standar AKG si Kecil di setiap tahapan usianya..
Bunda tentu sering menjumpai istilah angka kecukupan gizi (atau yang sering disebut AKG) pada kemasan makanan atau minuman. Lalu, apa yang dimaksud dengan AKG ini dan apakah semua anak memiliki angka yang sama?
Mengutip dari Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, AKG adalah suatu nilai yang menunjukkan kebutuhan rata-rata zat gizi tertentu yang harus dipenuhi setiap hari. Angka ini dipengaruhi beberapa faktor seperti umur, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik dan kondisi fisiologis.
Angka kecukupan gizi atau biasa disingkat AKG ditetapkan dengan melihat kecukupan gizi seperti protein, lemak, karbohidrat, air, vitamin dan mineral dari asupan makan, minum atau suplemen.
Untuk orang Indonesia dewasa, rata-rata AKG adalah 2.100 kkal per orang per hari. Untuk anak-anak, tentu angkanya lebih kecil. Usia 0-11 bulan, AKG-nya antara 500-800 kkal, sedangkan di usia 1-9 tahun, angkanya berada di antara 1.350-1.650 kkal.
Mengapa kita harus memahami angka kebutuhan gizi ini? Sebagai orang tua, kita bisa mengetahui seberapa banyak kebutuhan tubuh Si Kecil melalui AKG. Dengan begitu, kita dapat mengatur pola makan yang tepat untuknya agar selalu sehat dan bugar.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, jumlah asupan dan kualitas makanan dan minuman yang dikonsumsi akan mempengaruhi asupan gizi, kesehatan individu dan masyarakat, terutama pada Si Kecil. Gizi yang masuk secara optimal akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan yang optimal pula.
Angka gizi normal yang tidak terpenuhi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kesehatan seperti mudah terserang infeksi dan penyakit, gangguan jantung, dan diabetes. Pada anak, risiko stunting juga akan lebih tinggi yang mengakibatkan anak cenderung kurus dan pendek.
Agar Bunda lebih mudah membayangkan seberapa besar kebutuhan nutrisi harian si Kecil, berikut adalah gambaran ringkas berdasarkan panduan AKG dari Kementerian Kesehatan RI:
| Kategori Usia | Energi (Kalori) | Protein | Kalsium | Zat Besi | Vitamin C |
|---|---|---|---|---|---|
| 1–3 Tahun | 1.350 kkal | 20 gram | 650 mg | 7 mg | 40 mg |
| 4–6 Tahun | 1.400 kkal | 25 gram | 1.000 mg | 10 mg | 45 mg |
Tabel di atas adalah panduan umum ya, Bunda. Kebutuhan pasti setiap anak tentu bisa sedikit bervariasi bergantung pada berat badan, tinggi badan, dan tingkat aktivitas fisiknya setiap hari. Melalui tabel ini, Bunda bisa mulai memetakan asupan menu makanan harian si Kecil dengan lebih terarah.
Bunda tidak perlu merasa terbebani atau cemas jika merasa sulit memenuhi semua angka tersebut hanya dari makanan padat saja. Di sinilah Morinaga dapat mengambil peran sebagai pelengkap nutrisi harian si Kecil dengan cara yang praktis, aman, dan disukai anak.
Perlu Bunda ketahui bahwa AKG yang diberikan oleh badan kesehatan resmi adalah angka rata-rata kebutuhan gizi berdasarkan kelompok umur. Angka ini dapat digunakan sebagai patokan asupan gizi kita dan Si Kecil per harinya.
Mari ambil contoh perhitungan AKG untuk anak-anak. Rentang usia tersebut meliputi 4 kelompok umur:
Memastikan setiap gram nutrisi si Kecil terpenuhi mungkin terdengar menantang bagi Bunda yang baru mulai belajar tentang gizi. Namun, Bunda tidak perlu khawatir. Morinaga Platinum hadir sebagai solusi terpercaya dan praktis untuk mendampingi Bunda memenuhi target AKG si Kecil setiap harinya.
Dengan formulasi sinergis unggulannya, Morinaga Platinum dirancang khusus untuk memberikan Nutrisi optimal yang secara langsung mendukung ATENSI (daya fokus) dan POTENSI (kecerdasan) si Kecil. Berikut adalah beberapa nutrisi kunci di dalamnya:
Sebagai contoh, untuk si Kecil yang berusia 1–3 tahun, Bunda bisa melengkapi asupan gizinya dengan Morinaga Chil Kid Platinum, sementara untuk usia 4 tahun ke atas, Bunda bisa beralih ke Morinaga Chil School Platinum. Keduanya hadir untuk melengkapi kebutuhan gizi spesifik si Kecil di usianya, sehingga Bunda bisa merasa lebih tenang dan yakin bahwa si Kecil siap tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan berprestasi!.
Nah, salah satu cara mudah untuk memenuhi angka kecukupan gizi ini adalah dengan memberikan susu pertumbuhan berupa Morinaga Chil School. Pada Morinaga Chil School, terkandung banyak sekali nutrisi yang dirancang untuk membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tumbuh kembangnya. Mari simak kandungan nutrisi apa saja yang ada di dalamnya pada halaman berikut ini: Manfaat Gizi dalam Kandungan Morinaga Chil School.
Konten Belum Tersedia
Mohon maaf, halaman untuk artikel Cara Menghitung Angka Kecukupan Gizi pada Si Kecil
belum tersedia untuk bahasa inggris. Apakah Bunda dan Ayah ingin melihat artikel lainnya dengan kategori yang sama ?