Anak tiba-tiba tidak mau minum susu (secara medis dikenal sebagai nursing strike atau milk aversion) umumnya disebabkan oleh 5 pemicu utama: rasa nyeri saat menelan (akibat tumbuh gigi atau sariawan), infeksi saluran napas/telinga, ketidakcocokan media minum (ukuran dot/gelas), perut kenyang dari makanan padat, atau rasa tidak nyaman pada pencernaan.
Menurut panduan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kebutuhan susu balita usia 1–3 tahun adalah 400–500 ml per hari (2 gelas). Penolakan minum susu secara mendadak biasanya bersifat sementara (berlangsung 1–3 hari), namun Bunda perlu mengenali pemicunya agar asupan Kalsium, Protein, dan Vitamin D3 Si Kecil tetap terpenuhi.
Jika Si Kecil yang biasanya suka minum susu tiba-tiba menolak gelas atau botolnya, berikut adalah penyebab medis dan biologis yang paling sering terjadi:
Bunda, berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi penyebab Si Kecil tidak lagi mau mengonsumsi susu.
Memilih alat yang tepat untuk memberikan susu sangatlah penting. Setiap anak memiliki pilihan yang berbeda-beda, ada yang lebih nyaman menggunakan gelas, atau botol susu (dot).
Jika menggunakan dot, perhatikan elastisitas dan ukuran lubangnya. Dot yang terlalu keras atau lubang yang tidak sesuai dapat menyulitkan anak dalam menyusu dan bahkan dapat mengganggu perkembangan gigi serta rahangnya.
Masalah kesehatan mulut seperti sariawan atau luka dapat sangat memengaruhi minat anak untuk makan dan minum. Sariawan sering kali lebih menyakitkan bagi anak-anak karena mulut mereka lebih sensitif. Dampaknya, Si Kecil pun menolak untuk minum susu.
Infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga, atau radang tenggorokan dapat membuat anak merasa tidak nyaman, lemas, dan kesakitan, terutama saat menelan. Hal ini dapat sangat mempengaruhi keinginan mereka untuk minum susu atau makan.
Nah, jika gangguan ini disebabkan karena infeksi telinga, ada beberapa tips yang bisa Bunda terapkan di rumah untuk membantu meringankan gejala ketidaknyamannya. Untuk solusi selengkapnya, yuk simak artikel ini: Waspadai Infeksi Telinga Karena Pilek
Meredakan gejala yang menyebabkan ketidaknyamanan ini adalah kunci untuk mengembalikan minat anak pada susu.
Salah satu faktor yang menjadi penyebab Si Kecil susah minum susu adalah kondisi susu, misalnya suhu saat susu disajikan. Beberapa anak lebih menyukai susu dengan suhu biasa, tetapi ada pula yang lebih suka suhu yang hangat.
Selain itu, perhatikan pula tanggal kedaluwarsa susu, khususnya untuk susu dalam kemasan seperti susu sapi atau susu formula. Susu yang telah melewati tanggal kedaluwarsa atau disimpan tidak sesuai dengan cara yang benar dapat mengembangkan bau yang tidak sedap, membuat anak enggan untuk meminumnya. Sangat penting untuk selalu memeriksa kondisi susu sebelum menyajikannya.
Apakah waktu minum susu Si Kecil sering terganggu dengan gadget atau televisi? Bisa jadi itulah penyebab ia enggan minum susu. Selain itu, Si Kecil yang dipaksa minum susu saat ia sedang asyik bermain juga akan menolak minum susu.
Memberikan susu pada Si Kecil memanglah harus di waktu yang tepat ya Bun, misalnya sebelum tidur. Di waktu ini manfaat susu akan bekerja lebih optimal untuk perkembangan Si Kecil. Penjelasan lengkap terkait ini, yuk Bun baca: Manfaat minum susu sebelum tidur.
Anak yang sudah kenyang dan sudah mengonsumsi makanan padat kemungkinan tidak akan tertarik untuk minum susu lagi. Salah satu solusi nya adalah memberi jeda waktu antara makan utama dengan minum susu.
Merutinkan Si Kecil untuk minum susu setiap hari bagi sebagian Bunda mungkin akan menjadi tantangan tersendiri, terlebih untuk Si Kecil yang secara terang-terang tidak mau mengonsumsi susu.
Jika mengalami hal seperti ini, ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan, antara lain:
Segera hubungi dokter spesialis anak jika aksi mogok minum susu berlangsung lebih dari 24–48 jam dan disertai tanda bahaya (red flags) berikut:
Selain ASI, bayi yang sudah berusia lebih dari 6 bulan hingga 2 tahun mulai mengonsumsi MPASI untuk melengkapi kebutuhan nutrisi mereka. Bunda mungkin mulai merasa kalau mereka lebih susah minum susu atau frekuensi menyusu menjadi berkurang seiring bertambahnya minat Si Kecil terhadap makanan padat.
Namun, jika bayi tiba-tiba menolak minum susu, baik ASI maupun susu formula, dapat disebabkan oleh beberapa alasan seperti sedang tumbuh gigi, mengalami infeksi, stres akibat perubahan rutinitas, perubahan aroma atau rasa ASI yang dipengaruhi oleh diet ibu atau penggunaan obat-obatan.
Selain itu, penurunan pasokan ASI, yang bisa terjadi karena penggunaan susu formula tambahan atau empeng secara berlebihan, juga dapat menjadi faktor yang menyebabkan bayi menolak minum susu.
Bila Si Kecil menolak minum susu, salah satu atau beberapa dari penyebab di atas bisa jadi pemicunya. Kenali apa yang menyebabkan Si Kecil susah minum susu dan atasi sesuai dengan penyebab tersebut. Selain kondisi di atas yang sudah dijelaskan, ada kemungkinan bahwa Si Kecil tidak cocok susu formula. Ketahui apakah ia tidak mau minum susu karena alergi susu sapi? Maka susu soya bisa jadi solusi.
Apabila Si Kecil masih tidak mau minum susu dalam beberapa hari, Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memberikan saran bahan makanan lain yang dapat menjadi alternatif susu, guna memenuhi kebutuhan Si Kecil akan kalsium dan zat gizi lainnya.
Referensi
Konten Belum Tersedia
Mohon maaf, halaman untuk artikel Penyebab Si Kecil Tidak Mau Minum Susu
belum tersedia untuk bahasa inggris. Apakah Bunda dan Ayah ingin melihat artikel lainnya dengan kategori yang sama ?