Artikel Terbaru Artikel Terbaru

5 Buah Tinggi Vitamin C untuk Anak Selain Jeruk

Morinaga Platinum ♦ 6 Maret 2024

5 Buah Tinggi Vitamin C untuk Anak Selain Jeruk

Bunda, ada banyak buah yang mengandung vitamin C selain jeruk, seperti pepaya, kiwi, dan jambu biji. Nutrisi ini penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh anak tetap kuat dan membantu tubuh melawan infeksi. Yuk, kenali lebih dalam tentang buah-buahan ini serta dosis yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.

Buah yang Mengandung Vitamin C

Berikut adalah beberapa jenis buah-buahan kaya vitamin C yang dapat Bunda sajikan untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil: 

Jambu Biji

Satu buah jambu biji mengandung sekitar 120-130 mg vitamin C, menjadikannya pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan harian Si Kecil. Selain itu,  buah ini juga kaya serat dan antioksidan, yang dapat mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh. 

Sebagai camilan atau tambahan dalam menu, jambu biji dapat menjadi opsi yang lezat dan sehat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil.

Kiwi

Kiwi merupakan sumber nutrisi yang baik untuk Si Kecil. Setiap buah kiwi berukuran sedang mengandung sekitar 50-60 mg vitamin C. Buah berbulu hijau ini juga kaya serat, vitamin K, dan vitamin E, menjadikannya pilihan yang sehat dan bergizi untuk mendukung kesehatannya.

Selain itu, kandungan antioksidan dan anti-peradangan pada kiwi dapat membantu melindungi Si Kecil dari pneumonia dan membantu mencegah batuk pilek dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Melon Jingga (Cantaloupe)

Melon jingga atau cantaloupe bukan hanya lezat tetapi juga kaya akan nutrisi. Dalam setiap 1 cangkir melon jingga terdapat kandungan vitamin C sebanyak 15-20 mg. 

Buah ini juga mengandung vitamin A, vitamin K, dan potasium, membuatnya menjadi menu yang menyegarkan dan juga bagus untuk saluran pencernaan Si Kecil.  

Stroberi

Stroberi merupakan buah beri merah yang lezat dan bergizi. Dengan kandungan sekitar 97 mg vitamin C per 1 cangkir stroberi potong, stroberi memberikan kontribusi positif terhadap kebutuhan harian Si Kecil akan nutrisi ini. 

Buah ini juga kaya akan antioksidan, serat, mangan, flavonoid, asam folat, serta zat antioksidan yang bermanfaat. Kandungan nutrisi yang tinggi ini membuat stroberi mendukung kesehatan jantung dan pencernaan.

Berkat kandungan nutrisi yang tinggi dan senyawa tumbuhan yang lengkap, mengonsumsi stroberi secara teratur dapat membantu mengurangi risiko beberapa kondisi kesehatan, salah satunya obesitas.

Pepaya

Pepaya adalah buah tropis yang kaya akan vitamin C, mengandung sekitar 60-70 mg per 100 gram. Selain itu, pepaya juga mengandung enzim pencernaan papain dan serat, memberikan dapat membantu melancarkan proses buang air besar. 

Bunda dapat memberikan buah ini untuk Si Kecil dengan konsumsi langsung, membuat jus, ataupun menyajikannya dengan yoghurt untuk mendapatkan manfaat kesehatan tambahan. 

Makanan Lain yang Mengandung Vitamin C

Selain buah-buahan, ada beragam makanan lain yang kaya akan kandungan vitamin C. Memperkenalkan variasi makanan ini dalam pola makan Si Kecil dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi mereka untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat. Inilah contoh-contoh makanannya: 

  1. Sayuran berdaun hijau: Sayuran seperti bayam, kale, dan daun singkong merupakan sumber nutrisi yang baik. Kadar vitamin C dalam sayuran berdaun hijau bervariasi. Tetapi dengan konsumsi sekitar satu cangkir bayam mentah, Si Kecil dapat memperoleh sekitar 8 mg.
  2. Tomat: Satu tomat ukuran besar memberikan sekitar 20 mg vitamin C jika dimakan mentah.
  3. Brokoli: Setengah cangkir brokoli rebus mengandung sekitar 50 mg. Selain itu, brokoli juga kaya akan serat dan antioksidan. 
  4. Kembang kol: Satu cangkir kembang kol mengandung sekitar 40 mg. Sayuran yang satu ini juga mengandung vitamin K, folat, dan serat. 

Kebutuhan Vitamin C Per Hari

Berikut adalah panduan dosis harian yang dianjurkan untuk Si Kecil, berdasarkan kelompok usia:

  • Anak-anak usia 1–3 tahun: 40 mg.
  • Anak-anak usia 4–9 tahun: 45 mg.
  • Anak-anak usia 10-12 tahun: 50 mg.

Rekomendasi kebutuhan harian ini, dikenal sebagai Recommended Dietary Allowance (RDA), dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sekitar 97–98% individu sehat dalam kelompok usia dan jenis kelamin tertentu.

Tanda Si Kecil Kurang Vitamin C

Berikut tanda-tanda jika Si Kecil mengalami kekurangan vitamin C:

  • Mudah lelah: Ia akan mudah merasa lelah dan kesulitan untuk menjaga tingkat energi atau tenaga yang normal.
  • Infeksi lebih sering: Nutrisi yang satu ini berperan penting dalam mendukung sistem imun Si Kecil. Jadi, kekurangan nutrisi ini akan membuat Si Kecil lebih rentan  terhadap infeksi dan penyakit.
  • Lambatnya proses penyembuhan luka: Vitamin C diperlukan untuk pembentukan kolagen, yang penting untuk penyembuhan luka. Luka yang sulit sembuh dapat menjadi pertanda kurangnya nutrisi penting ini. 
  • Gusi berdarah: Ia mengalami masalah gusi, termasuk gusi yang mudah berdarah.
  • Kulit kering dan kasar: Kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan kulit kering dan kasar. 

Bunda, berikan asupan nutrisi ini  untuk Si Kecil dengan rutin, ya, agar ia selalu sehat. Selain dari buah dan makanan, Bunda juga dapat memberikannya dalam bentuk susu, misalnya Morinaga Chil School Platinum MoriCare+ Triple Bifidus. Baca lebih lanjut tentang susu ini di sini yuk: Morinaga Chil School Platinum, Susu Pertumbuhan 3-12 tahun. 

Sumber:

  • Healthline. 20 Foods That Are High in Vitamin C. Diakses 14 Februari 2024. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-c-foods.
  • Cleveland Clinic. 17 Foods High in Vitamin C. Diakses 14 Februari 2024. https://health.clevelandclinic.org/sources-of-vitamin-c.
  • Healthline. How Much Vitamin C Should I Take Daily? Diakses 14 Februari 2024. https://www.healthline.com/nutrition/how-much-vitamin-c-should-i-take-daily#recommended-intake.