Parenting Parenting

5 Cara Meningkatkan Imun Anak agar Tetap Aktif

Morinaga Platinum ♦ 23 Agustus 2024
5 Cara Meningkatkan Imun Anak agar Tetap Aktif

Cara meningkatkan imun anak dapat dimulai dengan menjaga kebersihan, memberikan makanan bergizi seimbang, memastikan tidur cukup, melengkapi imunisasi, dan membiasakan aktivitas fisik. Kebiasaan ini membantu mendukung fungsi daya tahan tubuh agar Si Kecil tetap nyaman belajar dan bermain.

Meski tidak menjamin anak bebas dari penyakit, penerapan kebiasaan sehat dapat membantu menjaga kesehatan dan mengurangi risiko infeksi tertentu. Bunda bisa menerapkannya secara bertahap melalui rutinitas sederhana di rumah.

Cara Meningkatkan Imun Anak melalui Kebiasaan Sehari-hari

Menjaga daya tahan tubuh Si Kecil tidak harus melalui perubahan besar. Berikut lima kebiasaan sehari-hari yang bisa Bunda terapkan untuk mendukung kesehatannya:

1. Biasakan Hidup Bersih tanpa Membatasi Eksplorasi

Saat bermain, Si Kecil menyentuh berbagai benda untuk mengenali lingkungan sekitarnya. Bunda dapat mendukung rasa ingin tahunya sambil mengajarkan kebiasaan bersih. Mulailah dari mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dengan menggosok seluruh bagian tangan setidaknya 20 detik. Biasakan setelah menggunakan toilet, setelah bermain ketika tangan kotor, dan sebelum makan.

Agar lebih mudah diikuti, jadikan kebiasaan bersih sebagai bagian dari rutinitas keluarga. Bunda dan Ayah dapat memberikan contoh, bukan hanya mengingatkan anak. Beberapa kebiasaan berikut bisa diterapkan:

  • Menutup batuk dan bersin: Gunakan tisu atau lipatan siku, lalu buang tisu dan bersihkan tangan.
  • Tidak berbagi alat makan: Hindari bertukar sendok, sedotan, atau botol minum.
  • Membersihkan area bermain: Bersihkan permukaan dan mainan secara rutin, terutama yang sering disentuh.
  • Menjaga kebersihan tubuh: Mandikan anak sesuai kebutuhan dan biasakan menyikat gigi secara teratur.

2. Sajikan Makanan Bergizi Seimbang

Sistem kekebalan tubuh membutuhkan asupan zat gizi yang cukup untuk menjalankan fungsinya. Sajikan menu beragam yang mencakup makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, dan buah-buahan. Beberapa zat gizi berikut berperan dalam mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh.

Zat Gizi Peran Utama Contoh Sumber
Protein Mendukung pembentukan jaringan tubuh dan komponen sistem imun, termasuk antibodi. Telur, ikan, daging, tahu, dan tempe.
Vitamin A Membantu menjaga lapisan pelindung tubuh dan fungsi sel imun. Telur, wortel, labu kuning, dan sayuran hijau.
Vitamin C Mendukung fungsi sel imun dan membantu melindungi sel dari kerusakan. Jambu biji, jeruk, pepaya, dan brokoli.
Vitamin D Mendukung fungsi imun serta kesehatan tulang. Ikan berlemak, kuning telur, dan pangan yang difortifikasi vitamin D.
Seng atau zinc Mendukung pertumbuhan dan fungsi sistem imun. Daging, ikan, produk susu, dan kacang-kacangan.

Tidak ada satu makanan yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan NUTRISI Si Kecil. Variasikan bahan dan sesuaikan porsinya dengan usia serta kemampuan makan anak. Bunda juga bisa mencari inspirasi melalui artikel berikut: Rekomendasi Buah Penambah Imun Anak Secara Alami. 

Suplemen tidak perlu diberikan hanya karena Bunda ingin anak lebih jarang sakit. Pada anak sehat dengan pola makan beragam, tambahan vitamin atau mineral belum tentu diperlukan. Jika asupan sangat terbatas atau ada dugaan kekurangan zat gizi, konsultasikan kebutuhan tambahannya dengan dokter.

3. Pastikan Tidur Cukup Sesuai Usia

Tidur yang cukup membantu tubuh beristirahat dan mendukung kesehatan anak. Kebutuhan tidur berbeda menurut usia, sehingga jadwalnya perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan Si Kecil. Berikut rekomendasi durasi tidur dalam 24 jam dari American Academy of Sleep Medicine:

Usia Durasi Tidur dalam Sehari
4–12 bulan 12–16 jam, termasuk tidur siang.
1–2 tahun 11–14 jam, termasuk tidur siang.
3–5 tahun 10–13 jam, termasuk tidur siang.
6–12 tahun 9–12 jam.
13–18 tahun 8–10 jam.

Bantu Si Kecil memiliki jadwal tidur dan bangun yang teratur. Menjelang tidur, kurangi aktivitas yang terlalu merangsang dan jauhkan layar gawai. Bunda juga bisa membacakan buku atau mengajaknya berbincang santai agar suasana lebih tenang. Selain itu, perhatikan pola tidur anak yang ideal sesuai usianya agar kebutuhan istirahat Si Kecil tetap terpenuhi.

4. Lengkapi Imunisasi Sesuai Jadwal

Imunisasi membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan melawan penyebab penyakit tertentu. Pastikan Si Kecil mendapatkan imunisasi dasar dan lanjutan sesuai jadwal yang berlaku. Jika ada dosis yang terlewat, konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk menentukan langkah selanjutnya. Imunisasi tetap perlu didukung kebiasaan bersih, makanan bergizi, dan istirahat cukup.

5. Ajak Anak Bergerak dan Bermain Aktif

Aktivitas fisik untuk anak tidak harus berupa olahraga yang berat. Bunda dapat mengajaknya berjalan, bersepeda, bermain bola, berenang dengan pengawasan, atau menari. Sesuaikan kegiatan dengan usia, kemampuan, dan minat Si Kecil agar ia menikmati waktu bergeraknya.

Bermain aktif membantu mengembangkan keterampilan gerak dan mendukung kesehatan secara keseluruhan. WHO menganjurkan anak usia 1–2 tahun melakukan beragam aktivitas fisik dengan total sedikitnya 180 menit yang tersebar sepanjang hari. Untuk usia 3–4 tahun, durasinya juga sedikitnya 180 menit, termasuk setidaknya 60 menit aktivitas dengan intensitas sedang hingga berat. Waktu tersebut dapat terkumpul dari berbagai permainan, bukan harus dilakukan sekaligus.

Bunda dapat membagi kegiatan menjadi beberapa sesi singkat sesuai kenyamanan anak. Berikan jeda dan kesempatan minum saat diperlukan, terutama ketika bermain di luar ruangan. Untuk menemukan variasi kegiatan, gunakan fitur Ide Bermain dan pilih aktivitas yang sesuai dengan kemampuan Si Kecil.

Peran Susu dalam Melengkapi Asupan NUTRISI

Susu dapat menjadi bagian dari menu harian untuk melengkapi asupan NUTRISI anak. Namun, susu bukan penyempurna makanan atau jaminan anak tidak mudah sakit. Jika memilih susu pertumbuhan, perhatikan kesesuaian usia, kandungan, dan petunjuk penyajiannya.

Salah satu pilihan untuk anak usia 1–3 tahun adalah Morinaga Chil Kid Platinum. Produk ini mengandung probiotik Triple Bifidus, prebiotik GOS, serta vitamin dan mineral. Tetap padukan dengan makanan yang beragam dan sesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan Si Kecil.

Untuk membandingkan pilihan, Bunda bisa membaca referensi susu pertumbuhan untuk mendukung daya tahan tubuh anak. Perhatikan keseluruhan asupan agar konsumsi susu tidak menggeser makanan utama. Jika anak memiliki alergi atau kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan pilihan susu dengan dokter.

Kenali Kondisi yang Membutuhkan Pemeriksaan Dokter

Kebiasaan sehat tidak membuat anak sepenuhnya terhindar dari penyakit. Bunda tetap perlu memperhatikan kondisi Si Kecil saat mengalami demam, batuk, atau pilek. Segera cari pertolongan medis jika anak sesak napas, sangat lemas atau sulit dibangunkan, tidak mampu minum, atau menunjukkan tanda dehidrasi.

Konsultasikan juga jika demam tidak membaik atau anak berulang kali sakit hingga mengganggu makan, aktivitas, dan pertumbuhannya. Pemeriksaan membantu mencari penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai. Selain memperhatikan keluhan saat sakit, pantau pertumbuhan Si Kecil secara berkala sebagai bagian dari perawatan kesehatannya.

Bunda dapat memanfaatkan fitur Cek Tumbuh Kembang untuk memantau berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala Si Kecil. Grafik serta riwayat pertumbuhannya dapat menjadi informasi pendamping saat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Yuk, pantau pertumbuhan Si Kecil secara rutin sambil terus mendukung kebiasaan sehatnya setiap hari.

Referensi

  • American Academy of Pediatrics. Nutritional Supplements, Vitamins & Boosting Your Child’s Immunity.
  • Centers for Disease Control and Prevention. About Handwashing.
  • National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. Dietary Supplements for Immune Function and Infectious Diseases.
  • Paruthi, S., et al. (2016). Recommended Amount of Sleep for Pediatric Populations: A Consensus Statement of the American Academy of Sleep Medicine. Journal of Clinical Sleep Medicine, 12(6), 785–786.
  • American Academy of Pediatrics. How Vaccines for Children & Teens Work.
  • World Health Organization. To Grow Up Healthy, Children Need to Sit Less and Play More.
  • American Academy of Pediatrics. Urgent Care, ER or Pediatrician? A Parent Guide.
  • Morinaga. Chil Kid Platinum MoriCare+ Triple Bifi.