Perut kembung adalah kondisi pada perut anak yang menimbulkan rasa tidak nyaman, dengan gejala seperti perut terasa penuh, nyeri, dan kadang tampak keras saat disentuh. Kondisi ini cukup umum terjadi dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masuknya udara berlebihan ke dalam saluran pencernaan, konsumsi makanan tertentu, gangguan pencernaan seperti sembelit, hingga intoleransi laktosa.
Berikut beberapa tindakan yang bisa Bunda lakukan di rumah untuk membantu mengatasi masalah perut kembung pada Si Kecil.
Setiap Si Kecil habis makan, Bunda perlu mengurangi gas di dalam perut Si Kecil. Caranya dengan mengatur tubuh Si Kecil dalam posisi tegak selama 20-30 menit. Mengatur tubuh yang tegak ini bisa dilakukan dengan cara mendekapnya, menggendongnya, maupun mendudukkannya.
Aktivitas ini diperlukan karena ketika Si Kecil yang berusia 6-12 bulan ini makan, ia akan menyerap banyak udara melalui mulutnya. Udara yang masuk ke tubuhnya akan berkumpul di dalam perut. Lalu udara ini tertahan, sehingga menyebabkan perutnya kembung.
Berikan porsi makan yang sedikit kepada Si Kecil, namun intensitasnya lebih sering. Misalnya, berikan setengah botol susu untuk dihabiskan dalam sekali minum, lalu berikan setengah botol lainnya dengan selang waktu 1-2 jam.
Bunda juga perlu telaten ketika meminumkan susu atau memberikan makanan kepada Si Kecil. Jika makan sambil terburu-buru, Si Kecil dapat mengalami cegukan. Akibatnya Si Kecil akan perlu disendawakan dan ini mengganggu kenyamanannya makan.
Bunda, lihat tentang penjelasan cara mengatasi cegukan pada bayi di sini yuk: Fungsi cegukan pada bayi dan penyebabnya.
Si Kecil lebih baik makan sedikit tapi sering karena lambungnya yang mungil memerlukan adaptasi. Jika ia diberikan jadwal makan, maka Bunda mencegah Si Kecil dari risiko perut kembung.
Jika Si Kecil masih bayi yang sedang berkenalan dengan makanan padat, Bunda perlu memperhatikan asupannya. Karena kebanyakan makanan padat memiliki kadar gas yang tinggi. Akibatnya, perut Si Kecil gampang kembung ketika memakannya.
Namun jika Si Kecil masih menerima ASI, maka Bunda sendiri yang perlu menjaga pola makan sehat untuk menghindari efek kembung pada Si Kecil. Semua makanan yang Bunda terima berpengaruh pada kandungan ASI, sehingga Si Kecil akan merasakan dampak dari makanan Bunda selama menyusui.
Hindarilah makanan yang mengandung gas, misalnya makanan yang mengandung tepung (roti, pasta), bawang, beberapa jenis sayuran sejenis kembang kol, makanan dengan perasa manis buatan, dan soda.
Untuk mengatasi perut kembung pada anak yang berusia dibawah 6 bulan, Bunda perlu mengajaknya bergerak. Caranya, Bunda dapat merebahkan tubuh Si Kecil, pegang kakinya dan perlahan buatlah gerakan memutar seperti sedang bersepeda. Lakukan ini beberapa kali sehari untuk mengeluarkan gas dan meredakan ketidaknyamanan di dalam perutnya.
Buat Si Kecil merasa lebih nyaman dengan pijatan lembut di perut, lutut, paha, dan usapan lembut di punggungnya. Hal ini dapat bantu mengeluarkan gas di tubuh dan juga membuatnya merasa rileks.
Bunda dapat memberikan Si Kecil minum air hangat untuk meredakan rasa begah di perut. Mintalah ia untuk meminumnya sedikit demi sedikit supaya perutnya tidak menjadi lebih kembung lagi. Kalau Si Kecil sampai bersendawa, berarti ada sebagian gas yang sudah keluar.
Berikan kehangatan dari dalam dan juga dari luar. Berikan kompres hangat di bagian perut dengan handuk yang sudah direndam dengan air panas sebelumnya. Bunda juga bisa menggunakan botol yang diisi dengan air hangat atau bantal hangat.
Madu murni bisa dicampurkan ke dalam teh atau air hangat, lalu berikan kepada Si Kecil untuk mengurasi rasa kembungnya. Kalau memang Si Kecil suka dengan madu murni, berikan madu tanpa campuran kepadanya.
Manfaat madu tak hanya itu saja ya Bun. Jika Si Kecil mengalami batuk, madu juga bisa menjadi solusi alami yang terbukti efektif. Namun, perlu diingat, sebaiknya Bunda memberikan madu pada Si Kecil ketika usianya sudah diatas 1 tahun. Informasi lengkap terkait ini, yuk baca artikel: Madu untuk Redakan Batuk secara Alami.
Cara yang satu ini biasanya lebih disukai oleh Si Kecil. Bunda bisa memberikan yogurt atau makanan probiotik lainnya saat perut kembung pada anak terjadi. Makanan ini mengandung bakteri yang baik untuk pencernaan. Sebab, bakteri ini akan mengurangi gas dan kembung, sekaligus melancarkan buang air besar yang melegakan. Selain yogurt berikut beberapa makanan yang mengandung probiotik baik untuk si kecil simak yuk bun: Rekomendasi Makanan Probiotik Terbaik untuk Pencernaan Sehat Si Kecil
Selain penanganan langsung, menjaga asupan harian anak juga penting untuk membantu mencegah perut kembung berulang. Pencernaan yang sehat sangat dipengaruhi oleh keseimbangan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Pastikan anak mendapatkan cairan yang cukup, serat dalam jumlah yang sesuai, serta makanan yang mudah dicerna. Kombinasi ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih lancar dan mengurangi risiko perut terasa penuh atau tidak nyaman.
Pemilihan susu atau makanan pendukung juga bisa membantu, selama disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi anak. Yang terpenting, pola makan yang seimbang menjadi kunci utama untuk menjaga kenyamanan pencernaan Si Kecil.
Dalam beberapa kasus, perut kembung disertai demam pada anak perlu diwaspadai. Contohnya, apabila Si Kecil kembung hingga demam, mungkin dapat timbul kejang. Kejang saat demam dapat terjadi pada mereka yang memiliki genetik atau keturunan kejang ketika kecil dan suhu demam yang terlampau tinggi.
Gejala perut kembung yang disertai dengan demam bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya saja seperti salah konsumsi makanan atau minuman, virus dan bakteri, hingga gangguan serius yang perlu penanganan medis secepatnya.
Selain disertai demam, Bunda juga perlu waspada jika juga mengalami nyeri perut secara terus-menerus, diare, tinja berisi darah, penurunan berat badan serta nyeri sendi dan otot. Jika Si Kecil mengalami keluhan tersebut saat perut kembung, segera periksakan ke dokter ya. Namun jika tidak mengalami keluhan tersebut, Bunda bisa menanganinya secara mandiri di rumah.
Itulah beberapa cara yang bisa Bunda terapkan untuk mengatasi perut kembung pada Si Kecil. Namun, ada satu hal penting lagi yang perlu Bunda ketahui, yaitu penyebabnya. Timbulnya masalah ini disebabkan oleh banyak faktor. Beda pemicunya, bisa berbeda pula penangannya. Informasi detail terkait hal ini, yuk Bun baca: Penyebab perut kembung pada anak.
Semoga artikel ini bermanfaat ya, Bun!
Konten Belum Tersedia
Mohon maaf, halaman untuk artikel Cara Sederhana Meredakan Perut Kembung pada Anak
belum tersedia untuk bahasa inggris. Apakah Bunda dan Ayah ingin melihat artikel lainnya dengan kategori yang sama ?