Gizi & Nutrisi Gizi & Nutrisi

Waktu Memberikan Susu Sebagai Nutrisi Tambahan

Morinaga ♦ 22 Mei 2024

Waktu Memberikan Susu Sebagai Nutrisi Tambahan

ASI adalah sumber nutrisi utama untuk bayi hingga usia 6 bulan, dan dapat diberikan hingga Si Kecil berusia 3 tahun. Setelah ia mencapai usia 3 tahun, Bunda dapat memberikan susu pertumbuhan sebagai nutrisi tambahan. Ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi Si Kecil, tetapi juga mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Tetapi, jangan asal memberikan susu, ketahui dulu waktu yang tepat seperti dalam pembahasan berikut ini.

ASI Sebagai Sumber Nutrisi Utama Si Kecil 

ASI adalah sumber nutrisi utama dan terbaik Si Kecil dari saat ia lahir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. 

Jika kondisi Bunda memungkinkan, pemberian ASI bisa dilanjutkan hingga Si Kecil berusia tiga tahun. Namun, sejak usia 6 bulan, Si Kecil perlu diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Untuk Si Kecil yang sudah siap MPASI, ada beberapa pilihan menu yang dapat Bunda coba. Yuk, pelajari resepnya di sini: Panduan Menu MPASI 6 Bulan dan Tekstur Makanannya.

Manfaat ASI untuk tumbuh kembang Si Kecil sangatlah signifikan. ASI mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan perkembangan otak dan fisiknya. Kandungan antibodi di dalam ASI juga sangat penting karena berfungsi sebagai pelindung alami yang membantu Si Kecil menghindari berbagai penyakit dan infeksi. Selain itu, ASI mengandung asam lemak esensial yang mendukung perkembangan penglihatan dan saraf.

Tidak hanya itu, pemberian ASI juga memperkuat ikatan emosional antara Bunda dan Si Kecil, yaitu memberikan rasa nyaman dan keamanan yang dibutuhkan anak dalam masa pertumbuhannya. Oleh karena itu, ASI tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memiliki dampak positif jangka panjang pada kesehatan fisik, otak dan emosionalnya.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Memberikan Susu Pertumbuhan pada Si Kecil? 

Bunda sudah tahu bahwa ASI adalah nutrisi terbaik untuk Si Kecil hingga berusia 2-3 tahun. Namun, jika Bunda merasa pertumbuhan Si Kecil tidak sepesat anak-anak lain, Bunda perlu berkonsultasi ke dokter anak.

Apabila Bunda ingin memberikan susu pertumbuhan kepada Si Kecil sebagai pendamping ASI, Bunda juga harus berkonsultasi dulu dengan dokter agar dokter dapat membantu memilihkan susu yang mengandung nutrisi yang tepat bagi Si Kecil.

waktu-minum-susu-yang-baik

Saat pertama kali memberikan susu pertumbuhan, pilih waktu ketika Si Kecil sedang tenang dan tidak terlalu lapar. Pengalaman ini membantu Si Kecil merasa nyaman dengan cara minum susu yang baru. Memberikan susu pertumbuhan ketika Si Kecil kenyang, bukan lapar, akan membuat pengalaman pertamanya dengan gelas susunya menjadi lebih menyenangkan.

Jika mungkin, biarkan orang lain yang memberikan susu pertumbuhan untuk pertama kali kepada Si Kecil. Hal ini membantunya membedakan antara menyusui dengan Bunda dan minum dari gelas susu sendiri. 

Nutrisi Penting dalam Susu Pertumbuhan untuk Si Kecil

Kandungan susu pertumbuhan tidak bisa disamakan dengan ASI karena tidak ada yang bisa menandingi komposisi gizi ASI. Namun, sebaiknya pilih produk yang memiliki komposisi tambahan paling lengkap. Ini tentu akan menunjang proses tumbuh kembang Si Kecil agar berjalan optimal.

Berikut adalah beberapa nutrisi penting yang sebaiknya ada dalam susu pertumbuhan Si Kecil: 

Kalsium dan Vitamin D

Salah satu nutrisi esensial yang harus ada dalam susu pertumbuhan adalah kalsium. Nutrisi ini sangat penting untuk pertumbuhan dan pengembangan tulang serta gigi Si Kecil yang kuat. Tanpa kecukupan kalsium, Si Kecil bisa mengalami gangguan pertumbuhan dan tulang yang rapuh.

Vitamin D juga tak kalah pentingnya karena membantu penyerapan kalsium dan sangat penting untuk kesehatan tulang. Bunda bisa menemukan vitamin D dalam susu pertumbuhan yang difortifikasi, ikan berlemak dan melalui paparan sinar matahari yang cukup. Selain itu, kolin adalah nutrisi yang membantu pembentukan memori dan perkembangan otak Si Kecil, yang bisa ditemukan dalam kuning telur, kacang kedelai dan daging.

Asam Lemak Esensial 

Asam lemak esensial seperti DHA dan AA juga sangat penting. DHA mendukung perkembangan otak dan penglihatan, sementara AA memainkan peran penting dalam pembentukan otak dan tubuh. Keduanya banyak ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon dan tuna. Protein seperti alfa laktabumin, yang merupakan protein utama dalam ASI, juga penting karena membantu memastikan asupan asam amino esensial untuk pertumbuhan otak dan tubuh Si Kecil.

Omega-3 dan Omega-6, sebagai asam lemak esensial lainnya, sangat penting untuk perkembangan otak dan fungsi kognitif. Omega-3 dapat ditemukan dalam ikan berlemak, biji rami dan kacang kenari, sedangkan Omega-6 banyak terdapat dalam minyak sayur. 

Protein

Protein adalah salah satu komponen krusial dalam susu yang mendukung pertumbuhan dan pemulihan jaringan tubuh Si Kecil. Protein tidak hanya penting untuk pertumbuhan fisik, tetapi juga esensial dalam pembentukan enzim, hormon, dan komponen imun lainnya yang membantu melindungi tubuh dari penyakit. Pastikan susu Si Kecil mengandung protein berkualitas tinggi yang mudah dicerna oleh Si Kecil.

Mineral

susu-protein-untuk-otot

Mineral seperti zat besi, kalsium dan kolin memegang peranan penting dalam pengembangan dan fungsi tubuh Si Kecil. Zat besi diperlukan untuk produksi hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia dan mengganggu perkembangan kognitif.

Sedangkan, kolin membantu pembentukan memori dan perkembangan otak. Bunda harus memastikan bahwa susu pertumbuhan yang dipilih mengandung keseimbangan mineral yang tepat untuk mendukung pertumbuhan Si Kecil secara menyeluruh.

Vitamin Lengkap

Vitamin adalah nutrisi penting yang membantu tubuh Si Kecil berfungsi dengan baik dan mendukung pertumbuhan sehat. Vitamin A penting untuk kesehatan mata, vitamin C mendukung sistem imun dan vitamin D penting untuk perkembangan tulang. 

Vitamin B kompleks, termasuk B12, B6, niacin dan folat, mendukung metabolisme energi dan fungsi otak. Memilih susu pertumbuhan yang difortifikasi dengan vitamin lengkap akan membantu memastikan bahwa Si Kecil menerima semua mikronutrien yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal.

Berikan ASI untuk Si Kecil semaksimal mungkin agar pertumbuhan dan perkembangannya optimal. Jika Bunda ingin memberinya susu pertumbuhan, pastikan untuk memilih susu yang memiliki komposisi nutrisi tambahan paling lengkap agar Si Kecil tumbuh sehat, aktif dan cerdas. Jangan khawatir, Bunda bisa melihat rekomendasi susu pertumbuhan yang nutrisi lengkap untuk Si Kecil berikut ini: Rekomendasi Susu Pertumbuhan yang Bagus untuk Anak

Referensi: 

  • Baby Center. When can babies drink milk? Diakses pada 21 Mei 2024. https://www.babycenter.com/toddler/feeding/cows-milk-when-and-how-to-introduce-it_1334703  
  • HealthHub. Is There a ‘Best Time’ to Switch to Full Cream Milk? Diakses pada 21 Mei 2024. https://www.healthhub.sg/live-healthy/early-nutrition-baby-switching-cows-milk  
  • Unicef. Feeding your baby: When to start with solid foods. Diakses pada 21 Mei 2024. https://www.unicef.org/parenting/food-nutrition/feeding-your-baby-when-to-start-solid-foods