Cara Melatih Perkembangan Motorik Anak Usia Prasekolah

Morinaga Platinum ♦ 1 Desember 2017

Cara Melatih Perkembangan Motorik Anak Usia Prasekolah

Perkembangan motorik anak mencakup segala gerakan fisik yang mereka lakukan sejak lahir hingga masa pertumbuhan. Ini termasuk kemampuan mereka dalam mengendalikan gerakan halus, seperti memegang pensil, serta kemahiran gerakan kasar, seperti berjalan atau melompat. 

Melatih kemampuan motorik anak usia prasekolah bisa dilakukan dengan memberikan mereka waktu dan kesempatan untuk bermain dengan berbagai mainan atau alat-alat, seperti blok bangunan, bola, atau kertas dan pensil. Cari tahu cara stimulasi motorik anak selengkapnya di artikel ini, yuk! 

Apa itu Keterampilan Motorik Dasar?

Kemampuan motorik dasar merupakan pondasi keterampilan motorik yang lebih rumit, seperti belajar bahasa dan baca-tulis. Ini sebabnya keterampilan dasar harus dikuasai terlebih dulu sebelum bisa melakukan keterampilan yang lebih kompleks. 

Kemampuan motorik dasar sangat berpengaruh pada fase pembelajaran saat Si Kecil bermain dan bergerak karena ia akan berinteraksi dengan lingkungan sosial dan fisik secara konstan. 

Ini akan membuat tubuh dan pikiran Si Kecil berkoordinasi dan dalam prosesnya akan membentuk koneksi di dalam otak dan jalur motorik sensorik. 

Jalur sensorik ini nantinya akan berkembang menjadi lebih kompleks lagi, seperti kemampuan baca, tulis, dan hitung. Perkembangan ini penting sekali ketika Si Kecil menginjak usia 3-10 tahun. 

Apabila terjadi kegagalan menguasai keterampilan motorik dasar selama usia prasekolah, Si Kecil berisiko mengalami kesulitan menguasai keterampilan khusus di kemudian hari.

Apa saja yang termasuk keterampilan motorik dasar? Simak penjelasan di bawah ini:

  • Gerak lokomotor, yaitu gerakan berpindah tempat di mana bagian tubuh tertentu bergerak atau berpindah tempat misalnya jalan, lari, atau lompat.
  • Gerak non-lokomotor, yaitu gerakan tidak berpindah tempat. Ada sebagian anggota tubuh tertentu yang digerakkan tetapi tubuh secara keseluruhan tidak berpindah tempat misalnya berdiri dengan satu kaki.
  • Gerak manipulatif, yaitu kemampuan mengontrol objek dengan tangan dan kaki misalnya melempar, menangkap, menyepak, dan lainnya.

Jenis Perkembangan Motorik Anak 

Perkembangan motorik dapat dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu motorik halus dan motorik kasar.

Motorik Halus

Ini melibatkan gerakan kecil dan terkendali yang memerlukan koordinasi halus antara otot-otot kecil, seperti pada jari-jari tangan dan pergelangan tangan. Motorik halus memungkinkan anak untuk melakukan tugas-tugas detail seperti menulis, menggambar, memasukkan kancing, atau merangkai puzzle.

Motorik Kasar

Motorik kasar berkaitan dengan gerakan besar yang melibatkan otot-otot besar di seluruh tubuh anak. Ini termasuk kemampuan untuk berjalan, berlari, melompat, melempar, menangkap bola, bersepeda, dan melakukan aktivitas fisik lainnya yang melibatkan gerakan tubuh secara keseluruhan.

Perkembangan kedua jenis motorik ini penting dalam pertumbuhan anak. Keterampilan motorik halus dan kasar bekerja sama untuk membantu anak dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan memainkan peran penting dalam kemampuan belajar, sosialisasi, dan kemandirian mereka.

Cara Melatih Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah 

Melatih perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah memerlukan berbagai kegiatan yang menarik dan mendukung. Berikut adalah beberapa cara melatih perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah:

Aktivitas Meronce

Menggunakan kertas, gunting, dan lem untuk membuat meronce atau karya seni sederhana lainnya membantu melatih koordinasi mata dan tangan anak.

Mewarnai dan Menggambar

Berikan anak pensil warna, crayon, atau spidol yang sesuai dengan usianya untuk melatih pengendalian tangan dan kreativitas dalam menggambar dan mewarnai.

Penggunaan Puzzle

Berikan puzzle sederhana yang cocok dengan usia anak untuk membantu mereka memperkuat otot-otot jari dan meningkatkan koordinasi tangan-mata.

Bermain dengan Benda Kecil

Mainan seperti balok bangunan, LEGO, atau benda-benda kecil lainnya membantu melatih kemampuan pegangan jari-jari anak saat mereka merancang dan membangun.

Bermain dengan Pasir atau Doh

Memainkan pasir atau doh bisa membantu anak melatih kemampuan jari-jari mereka dalam menciptakan bentuk-bentuk yang berbeda.

Aktivitas Memasak

Membiarkan anak melakukan aktivitas sederhana di dapur, seperti mencampur adonan atau menggunakan alat makan yang aman, dapat membantu melatih keterampilan motorik halus mereka.

Menggunakan Alat Tulis

Menggunakan kertas, pensil, atau kapur untuk melukis di papan tulis atau kertas berukuran besar membantu melatih gerakan tangan yang lebih besar namun tetap mengasah kemampuan motorik halus.

Bermain dengan Bola atau Balon Karet

Memegang, melempar, atau menangkap bola atau balon karet membantu melatih koordinasi mata dan tangan anak.

Melalui berbagai kegiatan yang mendukung dan menyenangkan, anak usia prasekolah dapat terlibat dalam aktivitas yang merangsang perkembangan motorik halus mereka secara alami. Penting untuk memberikan waktu, kesabaran, dan dukungan saat anak belajar dan mengembangkan keterampilan ini.

Cara Melatih Perkembangan Motorik Kasar Anak 

Melatih perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan gerakan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa cara untuk melatih perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah:

Bermain di Luar Ruangan

Ajak anak untuk bermain di taman atau halaman dengan permainan yang melibatkan gerakan fisik, seperti berlari, melompat, atau bermain bola. Bermain di area bermain yang aman juga membantu anak melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh.

Bersepeda atau Mengayuh Skuter

Mengendarai sepeda atau skuter dengan roda bantuan adalah cara yang baik untuk melatih koordinasi tubuh dan membantu anak mengembangkan keterampilan mengendalikan gerakan tubuh secara keseluruhan.

Permainan Lompat Tali

Lompat tali atau permainan melompat bisa membantu anak melatih keterampilan koordinasi kaki dan kecepatan gerakan.

Bermain Permainan Olahraga

Memainkan permainan olahraga sederhana seperti bola basket mini, sepak bola kecil, atau permainan balap ringan membantu meningkatkan keterampilan motorik kasar dan kerja tim.

Olahraga juga dapat meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan mengajarkan berbagai keterampilan untuk Si Kecil. Bunda, yuk pahami selengkapnya manfaat olahraga untuk Si Kecil berikut ini: Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Fisik dan Mental Si Kecil

Mengikuti Kelas Tari atau Senam

Mengikuti kelas tari atau senam untuk anak usia prasekolah bisa membantu mereka mengembangkan koordinasi gerakan tubuh yang lebih terstruktur dan ritmis.

Bermain Permainan Tradisional

Permainan seperti lompat karet, petak umpet, atau estafet ringan membantu melatih koordinasi tubuh dan kecepatan gerakan.

Menyeberangi Rintangan

Membuat rintangan sederhana di halaman atau ruang bermain yang memungkinkan anak untuk melompati atau melewati halangan membantu mereka melatih keterampilan motorik kasar dan keberanian.

Melalui berbagai kegiatan fisik yang menyenangkan dan bervariasi, anak usia prasekolah dapat melatih dan mengembangkan keterampilan motorik kasar mereka secara alami sambil menikmati prosesnya.

Bermain selain membuat Si Kecil rileks ternyata bermanfaat untuk proses tumbuh kembangnya. Dapatkan ide bermain kreatif yang dapat menstimulasi Si Kecil dengan mengunjungi situs Morinaga Multiple Intelligence Play Plan. Yuk, main!

Referensi: 

  • Aurora Early Education. How to Develop Your Child’s Motor Skills in 5 Easy Ways. https://auroraearlyeducation.com.au/improve-motor-skills-child/. (Diakses pada 16 Desember 2023).
  • Flavin, Patrick. 13 Fun Ways to Develop Motor Skills in Young Children. https://www.rasmussen.edu/degrees/education/blog/motor-skills-in-young-children/. (Diakses pada 16 Desember 2023).