Tips dan Cara Menyikat Gigi yang Benar pada Anak Sejak Dini

Morinaga Platinum ♦ 1 Mei 2017
Tips dan Cara Menyikat Gigi yang Benar pada Anak Sejak Dini

Memahami cara menyikat gigi yang benar pada anak adalah investasi kesehatan jangka panjang agar gigi susu tetap sehat sebagai penjaga ruang gigi permanen. Bunda cukup menyikat seluruh permukaan gigi dengan gerakan memutar lembut selama 2-3 menit. Lakukan rutin dua kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur, untuk mencegah risiko karies serta gangguan pertumbuhan gigi Si Kecil di masa depan.

Gunakanlah pasta gigi berfluoride seukuran biji beras (untuk usia di bawah 3 tahun) atau kacang polong (usia 3-6 tahun) dengan posisi sikat miring ke arah gusi. Dengan menerapkan cara menyikat gigi yang benar pada anak secara konsisten, Bunda tidak hanya menjaga senyum cemerlang Si Kecil, tetapi juga melatih kemandiriannya dalam menjaga kebersihan diri sejak dini.

Membangun Kebiasaan Sehat Sejak Tumbuhnya Gigi Pertama

Kapan sebenarnya waktu yang paling tepat untuk mulai membersihkan mulut Si Kecil? Jawabannya adalah bahkan sebelum gigi pertamanya muncul! Bunda bisa menggunakan kain kasa lembut yang dibasahi air matang untuk menyeka gusi dan lidah Si Kecil dari sisa-sisa susu. Hal ini sangat penting untuk mencegah pertumbuhan jamur dan membiasakan Si Kecil dengan adanya aktivitas "pembersihan" di area mulutnya.

Begitu gigi pertamanya mengintip di usia sekitar enam bulan, Bunda bisa mulai menerapkan cara menyikat gigi yang benar pada anak menggunakan kasa atau sikat gigi khusus bayi yang sangat lembut. Transisi ke sikat gigi yang sesungguhnya bisa dilakukan saat gigi Si Kecil mulai tumbuh berjajar (sekitar empat buah). Pastikan Bunda menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dengan jumlah yang sangat sedikit cukup seukuran kacang polong untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap kuman.

Rutinitas ini harus dilakukan secara konsisten dua kali sehari: di pagi hari setelah sarapan dan di malam hari sebelum tidur. Ingat, sikat gigi di malam hari adalah yang paling krusial karena bakteri paling aktif bekerja saat Si Kecil tidur. Dengan menjadikannya jadwal yang tetap, Si Kecil akan mulai memahami bahwa menyikat gigi adalah bagian tak terpisahkan dari aktivitas hariannya, sama seperti mandi atau makan.

Menjadi Role Model Hebat dalam Menjaga Kebersihan Mulut

Anak-anak adalah peniru yang ulung. Jika mereka sering melihat Bunda atau Ayah menyikat gigi dengan penuh kegembiraan, mereka akan menganggap aktivitas tersebut sebagai hal yang keren untuk dilakukan. Cobalah untuk menyikat gigi bersama-sama di depan cermin. Bunda bisa menunjukkan gerakan sikat yang lembut dan menjelaskan dengan bahasa sederhana bahwa Bunda sedang "mengusir kuman nakal" dari gigi.

Saat memberikan contoh cara menyikat gigi yang benar pada anak, tunjukkan bahwa menyikat gigi bukan hanya di bagian depan, tapi juga menjangkau bagian dalam dan permukaan geraham. Bunda bisa melakukan teknik ini sambil bercermin bersama, sehingga Si Kecil bisa melihat langsung bagaimana Bunda melakukannya. Kehadiran Bunda sebagai teman dalam beraktivitas akan memberikan rasa aman dan mengurangi rasa takut anak terhadap benda asing di mulutnya.

Berikan pujian yang tulus setiap kali Si Kecil berhasil menyelesaikan sesi sikat giginya. Meskipun hasilnya mungkin belum sempurna pada awalnya, apresiasi dari Bunda akan membangun kepercayaan dirinya. Katakan betapa giginya sekarang tampak bersih dan napasnya segar. Penguatan positif seperti ini jauh lebih efektif daripada omelan yang justru bisa membuat anak trauma dengan sikat gigi.

Memanfaatkan Kreativitas dan Teknologi Agar Sikat Gigi Terasa Seru

Salah satu cara tercepat membuat Si Kecil antusias adalah dengan melibatkan mereka dalam memilih "senjatanya". Biarkan ia memilih sendiri sikat gigi dengan karakter favorit atau pasta gigi dengan rasa buah yang ia sukai. Sikat gigi yang memiliki lampu warna-warni atau bentuk yang unik bisa menjadi daya tarik luar biasa yang membuat Si Kecil tak sabar ingin menggunakannya.

Di era digital ini, Bunda juga bisa memanfaatkan teknologi untuk mengedukasi Si Kecil. Banyak aplikasi ponsel atau video animasi yang didesain khusus untuk menemani Si Kecil sikat gigi selama dua menit penuh dengan iringan lagu yang ceria. Video-video ini biasanya memberikan panduan visual tentang cara menyikat gigi yang benar pada anak dengan cara yang sangat interaktif. Si Kecil tidak akan merasa sedang "disuruh", melainkan merasa sedang bermain bersama karakter favorit di layar.

Jangan lupa, kuncinya adalah konsistensi dan kesabaran. Setiap anak memiliki ritme adaptasi yang berbeda. Dengan peralatan yang menarik, contoh yang baik dari orang tua, dan bantuan teknologi, sesi menyikat gigi akan berubah menjadi aktivitas yang menyehatkan sekaligus mempererat bonding antara Bunda dan Si Kecil. Kesehatan gigi yang terjaga sejak dini adalah bekal berharga bagi pertumbuhan fisik dan kepercayaan dirinya di masa depan.

Menginginkan Si Kecil memiliki gigi yang tetap kuat dan bersih bahkan saat ia mulai memasuki usia sekolah? Bunda bisa mempelajari lebih lanjut mengenai cara gosok gigi yang benar agar Si Kecil selalu siap tampil percaya diri di depan teman-temannya di halaman: Cara Menggosok Gigi yang Benar untuk Anak SD.