Momen Ramadan selalu menghadirkan kehangatan tersendiri di rumah, terutama saat melihat Si Kecil mulai belajar berpuasa. Namun, tantangan sering muncul setelah waktu berbuka atau selepas shalat tarawih, di mana perut mungilnya mungkin kembali terasa lapar namun belum waktunya makan besar lagi. Menyediakan cemilan buka puasa yang tepat menjadi strategi kunci bagi Bunda untuk menjaga mood Si Kecil agar tidak rewel atau cranky, sekaligus memastikan asupan NUTRISInya tetap terjaga.
Pilihan kudapan di malam hari sebaiknya tidak terlalu berat agar tidak mengganggu nafsu makan utamanya atau membuatnya terlalu kenyang saat tidur. Bunda perlu memutar otak untuk menyajikan sesuatu yang lezat, menarik secara visual, namun tetap padat gizi untuk menggantikan energi yang hilang seharian. Jangan khawatir kehabisan ide, karena kami telah merangkum beberapa inspirasi resep sehat yang praktis dan pastinya akan menjadi rebutan seluruh anggota keluarga.
_1.jpg)
Anak-anak sangat menyukai visual makanan yang menarik, dan Bunda bisa memanfaatkan hal ini dengan menyajikan kudapan tradisional yang dimodifikasi menjadi lebih ceria. Klepon, yang biasanya hanya berwarna hijau, kini bisa Bunda kreasikan menjadi warna-warni menggunakan bahan dasar susu cair yang kaya NUTRISI. Perpaduan gula merah yang lumer di mulut dengan gurihnya kelapa parut dan susu akan menjadi sumber energi instan serta zat besi yang baik bagi tulang Si Kecil. Jika Bunda penasaran bagaimana cara membuatnya agar tetap kenyal namun bergizi, Bunda bisa mencoba resep klepon unik ini di rumah.
Selain permainan warna, suasana hati Si Kecil setelah seharian menahan lapar juga perlu dijaga dengan asupan yang bisa meningkatkan mood. Cokelat adalah jawaban yang paling tepat, namun pastikan Bunda memilih jenis cokelat hitam atau dark chocolate yang lebih rendah gula dan kaya antioksidan. Bunda bisa mengolahnya menjadi truffle lembut yang dipadukan dengan susu kaya mineral agar rasanya tidak terlalu pahit dan tetap disukai anak-anak.
Kombinasi rasa manis yang pas dari susu dan dark chocolate ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan rasa tenang dan bahagia bagi Si Kecil. Camilan ini sangat cocok dinikmati sambil bersantai menunggu waktu isya atau sebagai teman cerita sepulang tarawih. Untuk takaran yang pas agar teksturnya sempurna, Bunda bisa mengikuti panduan membuat truffle cokelat sehat yang praktis ini.
_1.jpg)
Jika Si Kecil lebih menyukai tekstur makanan yang empuk dan mengenyangkan, olahan pisang bisa menjadi pilihan cerdas untuk melancarkan pencernaannya selama bulan puasa. Bunda bisa menyulap buah kaya kalium ini menjadi bolu pisang yang lembut dan harum, sangat pas disajikan dalam keadaan hangat. Penambahan susu rasa vanila atau pisang ke dalam adonan akan memperkaya rasa sekaligus menjaga kesehatan otot Si Kecil agar tidak mudah lemas. Intip rahasia kelembutannya dalam resep bolu pisang berikut ini.
Bosan dengan bolu? Bunda bisa mengajak Si Kecil bereksperimen di dapur dengan menu yang sedikit "ajaib" dan pasti membuatnya penasaran, yaitu susu goreng. Mendengar namanya saja mungkin Si Kecil akan bingung bagaimana cairan bisa digoreng, namun justru di situlah letak keseruannya. Proses memasak bersama ini bisa menjadi momen bonding yang menyenangkan sambil menunggu waktu berbuka.
Meskipun melalui proses penggorengan, kandungan vitamin dan mineral dari susu yang digunakan tetap dapat terjaga jika diolah dengan teknik yang benar. Gunakan cetakan lucu agar tampilannya semakin menggemaskan dan menggugah selera makan Si Kecil. Bunda bisa mempelajari teknik membuatnya agar tidak gagal melalui resep susu goreng yang renyah di luar namun lumer di dalam.
.jpg)
Setelah menahan dahaga seharian, seringkali yang dicari Si Kecil adalah sesuatu yang dingin dan menyegarkan tenggorokan. Daripada membeli es krim kemasan yang tinggi gula, jauh lebih sehat jika Bunda membuatnya sendiri menggunakan buah asli seperti stroberi yang kaya vitamin C. Kandungan serat, kalium, dan magnesium dalam stroberi sangat efektif untuk memperkuat daya tahan tubuhnya selama berpuasa. Coba buat sendiri es krim stroberi rumahan yang dicampur susu untuk memperkuat tulangnya.
Alternatif segar lainnya yang tak kalah bergizi adalah salad buah dengan saus yoghurt yang creamy. Potongan buah-buahan segar yang dicampur dengan susu, keju, dan yoghurt merupakan paket lengkap yang memenuhi kebutuhan protein dan vitamin harian. Selain rasanya yang enak, yoghurt juga memiliki manfaat baik untuk menjaga kualitas tidur anak, sehingga sangat cocok dikonsumsi sebagai camilan malam.
Kreasikan salad ini dengan buah-buahan favorit Si Kecil agar ia semakin lahap menyantapnya. Tekstur silky dari sausnya akan membuat buah-buahan terasa lebih mewah dan nikmat. Bunda bisa menyajikan menu salad buah silky ini dalam wadah-wadah kecil agar pas untuk satu kali makan.
Menyajikan menu cemilan buka puasa yang bervariasi setiap harinya adalah kunci agar Si Kecil tidak merasa bosan dan tetap bersemangat menjalani ibadah puasa. Dengan deretan resep di atas, Bunda kini memiliki "senjata" ampuh untuk menghadapi rengekan lapar di malam hari dengan cara yang sehat. Ingatlah bahwa camilan bukan sekadar pengganjal perut, tetapi juga sarana untuk melengkapi NUTRISI yang mungkin belum terpenuhi saat makan utama.
Selain resep-resep klasik dan sehat yang telah kita bahas, dunia kuliner anak terus berkembang dengan tren-tren baru yang menarik untuk dicoba. Bunda tentu tidak ingin ketinggalan memberikan pengalaman rasa baru bagi Si Kecil, bukan? Jika Bunda ingin mencoba kreasi lain yang lebih modern dan sedang hits di kalangan anak-anak, temukan inspirasi lengkapnya di sini: Jajanan Buka Puasa Kekinian.
Konten Belum Tersedia
Mohon maaf, halaman untuk artikel Inspirasi Cemilan Buka Puasa Sehat untuk Kembalikan Energi Si Kecil
belum tersedia untuk bahasa inggris. Apakah Bunda dan Ayah ingin melihat artikel lainnya dengan kategori yang sama ?