Artikel Terbaru Artikel Terbaru

Cara Meningkatkan Kecerdasan Otak Si Kecil Agar Tidak Lemot

Morinaga Platinum ♦ 12 Juni 2023

Cara Meningkatkan Kecerdasan Otak Si Kecil Agar Tidak Lemot

Tahukah, Bunda? Otak yang tidak diasah itu bisa menjadi lemot, lho. Supaya otak Si Kecil tidak lemot, Bunda perlu merangsang otaknya untuk bekerja lebih cepat dan lebih aktif berpikir. Lalu, bagaimana cara meningkatkan kecerdasan otak Si Kecil?

Bunda dapat mengaplikasikan teori kecerdasan majemuk Howard Gardner. Misalnya, dengan mengajak Si Kecil berdebat atau bermain menyusun puzzle. Bisa juga dengan menari, menyanyi, dan sebagainya. Yuk, baca sampai selesai penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Berdebat

Mengajak Si Kecil mengemukakan pendapat dan berdebat kecil bisa meningkatkan kecerdasan linguistik (verbal). Kecerdasan linguistik adalah kecerdasan untuk menggunakan kata-kata. Si Kecil bisa menggunakan kata-kata ini secara verbal maupun tertulis. 

Nah, mengajak Si Kecil berdebat bukan hanya membuatnya lebih terampil menyampaikan opini, lho. Bunda juga akan membantu memperkaya kosakatanya dan mengenalkan tentang lawan kata. Bunda juga akan mengajarkan tentang pentingnya diskusi dan berkomunikasi. Banyak ya gunanya?

Menyusun Puzzle

Jika ingin mengembangkan kecerdasan visual dan spasial Si Kecil, Bunda bisa mengajaknya bermain puzzle. Melalui permainan ini, Si Kecil dapat belajar tentang berbagai bentuk dan pola. Dia juga belajar mengenal arah dan menafsirkan gambar. Sekaligus, dia mencocokkan bentuk dan pola yang tersedia. 

Menyelesaikan Masalah

Si Kecil yang sedang bermain bisa saja mendapati masalah. Contoh masalah itu, misalnya tidak bisa menyelesaikan permainan susun balok. Atau bisa juga, dia kesulitan menyelesaikan rangkaian legonya. 

Bunda jangan buru-buru membantu, ya. Minta ia mencari tahu dulu, kenapa permainan susun baloknya tidak bisa diselesaikan? Atau kenapa susunan lego tidak sesuai dengan yang diinginkannya? 

Kemudian, Bunda bisa memberinya petunjuk. Misalnya, minta ia memperhatikan ulang gambar pada lembar instruksi lego. Ajak dia mengamati pola balok, dan sebagainya. 

Dengan belajar menyelesaikan masalahnya sendiri, Bunda membantu meningkatkan kecerdasan logika-matematika. Si Kecil akan terbiasa berpikir menggunakan nalar dan logikanya, hitungan, dan angka. Bahkan, Si Kecil juga belajar mengenal pola. 

Selain itu, Si Kecil juga jadi belajar cara menganalisis masalah. Mulai dari penyebab, cara mencari solusi, sekaligus menyelesaikan masalahnya.

Menyanyi

Mengajak Si Kecil menyanyi menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kecerdasan musikal. Sebab, menyanyi membantu otaknya memikirkan pola suara, ritme, dan nada. 

Kelak seiring perkembangan kecerdasan musikal ini, Si Kecil bisa saja jadi senang bernyanyi. Atau, dia akan jadi pandai memainkan alat musik. Dia juga jadi lebih mudah memahami not, struktur musik, dan ritme. Bahkan, dia bisa membuat melodi sendiri.

Menceritakan Selera Si Kecil

Coba ingat-ingat, Bun, kapan Bunda mengajak Si Kecil mengobrol? Atau dan memintanya menceritakan sesuatu? 

Kalau jarang, cobalah mulai sekarang meluangkan waktu untuk mengajak Si Kecil bicara bareng. Minta ia menceritakan sesuatu yang berkaitan dengan selera atau kesukaannya. 

Misalnya, kenapa ia menyukai pakaian yang ada gambar kelincinya? Atau, kenapa ia menyukai makanan tertentu? 

Dengan sering bertanya dan mengajak Si Kecil membicarakan tentang dirinya, Bunda sebenarnya sedang mengasah dan meningkatkan kecerdasan intrapersonal Si Kecil. Si Kecil jadi belajar tentang dirinya, perasaan, motivasi, berbagai emosi, dan apa yang ia pikirkan. 

Ketika kelak Si Kecil memiliki kecerdasan intrapersonal yang baik, ia akan mampu menilai kekuatan dan kelemahan dirinya. Sekaligus, dia bisa menganalisis dan mengeksplorasi hubungannya dengan orang lain.

Menyelesaikan Pertengkaran dengan Teman

Menyelesaikan Pertengkaran dengan Teman

Saat Si Kecil bertengkar dengan temannya, mungkin Bunda akan turun tangan dan berusaha melerai atau mendamaikan mereka. Padahal seharusnya, biarkan Si Kecil menyelesaikan pertengkaran tersebut dengan caranya sendiri. Dengan begitu, kecerdasan interpersonal Si Kecil akan mengalami peningkatan.

Si Kecil akan belajar cara berinteraksi dengan orang lain dan memahami emosi orang lain. Dia akan belajar tentang keinginan, niat, bahkan motivasi orang-orang di sekitarnya. Kemampuan ini akan menjadi modal baginya untuk memiliki hubungan positif dengan banyak orang. Dia juga akan menjadi memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Bahkan, dia akan mampu melihat perspektif yang berbeda.

Main dengan Binatang

Bermain dengan binatang boleh dilakukan jika memang di rumah ada binatang peliharaan. Namun pastikan binatangnya aman ya, Bun. Jika tidak ada, boleh sesekali mengajak anak pergi ke kebun binatang. Apakah bermain dengan binatang bisa meningkatkan kecerdasan otak Si Kecil?

Menurut teori kecerdasan majemuk Howard Gardner, bermain dengan binatang bisa membantu mengasah kecerdasan naturalistik. Memiliki kecerdasan ini akan membuat Si Kecil bisa hidup lebih selaras dengan alam. Dia juga akan memiliki kepekaan yang tinggi. 

Mereka yang  senang berkebun, hiking dan menjelajah alam, akan tertarik dengan mata pelajaran ilmu alam. Pelajaran ini contohnya biologi, botani, ilmu hewan, dan semacamnya. Selain itu, Si Kecil juga jadi lebih mudah mengkategorikan dan membuat katalog informasi. Terutama yang berkaitan dengan alam dan lingkungan.  

Menari

Menari

Menari bareng Si Kecil juga bagus dilakukan secara rutin lho, Bun. Sebab, kegiatan menari bisa meningkatkan kecerdasan kinestetik (gerakan tubuh). Dengan sering menari, Bunda secara tak langsung menstimulasi Si Kecil untuk dapat mengontrol gerakan tubuhnya. Si Kecil juga belajar koordinasi antar anggota tubuh, misalnya tangan, kaki, dan mata. 

Apalagi jika setiap hari Si Kecil meminum Morinaga Chil Kid Gold, tentu gerak tubuhnya akan semakin lincah ketika menari. Sebab, produk ini menghasilkan energi sampai 140 kkal di setiap takaran sajinya. Kandungannya juga Lebih Tinggi DHA, sehingga mampu meningkatkan volume otaknya agar dapat mengoordinasi gerakan tubuhnya dengan lebih serasi. Morinaga Chil Kid Gold juga mengandung lebih banyak Zat Besi, Vitamin D, dan Kalsium yang dapat menyokong pertumbuhan sel-sel tulangnya, sehingga tulang-tulangnya akan tumbuh pesat ketika dilatih untuk menari. Produk ini pun Lebih Rendah Gula, sehingga tidak akan sampai menimbulkan obesitas jika diminum berkali-kali setiap hari. 

Nah, ternyata menari juga bisa meningkatkan kecerdasan Si Kecil ya, Bun. Tidak hanya menarik, Bunda juga bisa, lho, mengembangkan kecerdasan kinestetiknya dengan cara lainnya. Cek di sini, yuk: Kecerdasan Kinestetik pada Anak dan Cara Mengembangkannya.