Media

Jelang Hari Anak Nasional, Orang Tua Diingatkan Tak Memaksa Anak Menjadi Sempurna

Bayu Indra Permana - 8 Oktober 2026

Jelang Hari Anak Nasional, Orang Tua Diingatkan Tak Memaksa Anak Menjadi Sempurna
Source: Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap 23 Juli sebagai momentum untuk menghormati hak-hak anak sekaligus mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.

Menjelang Hari Anak Nasional 2026, para orang tua diingatkan agar tidak terjebak pada keinginan menjadikan anak sebagai sosok yang sempurna.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, anak justru membutuhkan ruang untuk bermain, bereksplorasi, mengenali diri, dan menikmati masa kecilnya agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri.

Tekanan agar anak selalu berprestasi di berbagai bidang dinilai berpotensi membuat mereka kehilangan kesempatan menemukan potensi unik yang dimiliki.

Padahal, karakter yang dibutuhkan di masa depan bukan hanya kemampuan akademis, tetapi juga kreativitas, empati, ketangguhan, dan kemampuan bekerja sama.

Pesan tersebut diangkat dalam sebuah film pendek bertema parenting yang dirilis menjelang Hari Anak Nasional.

Film itu mengisahkan seorang ibu yang sangat menginginkan putrinya menjadi anak yang selalu tertib, tenang, dan melakukan segala sesuatu dengan sempurna.

Keinginan tersebut akhirnya terwujud. Sang anak tumbuh menjadi pribadi yang patuh, nyaris tak pernah berbuat salah, dan selalu berhasil memenuhi harapan orang tuanya. Namun, seiring waktu, sang ibu mulai menyadari ada sesuatu yang hilang dari putrinya.

Keceriaan, spontanitas, keberanian mencoba hal baru, rasa ingin tahu, hingga keunikan yang selama ini menjadi bagian dari masa kecil sang anak perlahan memudar.

Melalui cerita tersebut, orang tua diajak melihat bahwa proses belajar, bereksplorasi, bahkan melakukan kesalahan merupakan bagian penting dalam perjalanan tumbuh kembang anak.

Pesan yang disampaikan pun sederhana, yakni anak tidak diciptakan untuk menjadi sosok yang sempurna, melainkan untuk menikmati masa kecilnya.

"Sebagai orang tua, kita sering kali ingin memastikan anak memiliki semua yang terbaik. Namun, mendukung masa depan anak bukan berarti menuntut mereka menjadi sempurna. Anak membutuhkan kesempatan untuk menikmati masa kecilnya, mengenali dirinya, dan menemukan potensi yang membuatnya unik," ujar Gregorius Daru, Brand Group Manager Morinaga kepada awak media, Senin (13/7/2026).

Menurut Gregorius, peran orang tua adalah memberikan fondasi terbaik melalui nutrisi, stimulasi, dan dukungan yang tepat agar anak tumbuh percaya diri.

"Peran kita adalah memberikan fondasi terbaik melalui nutrisi, stimulasi, dan dukungan yang tepat agar mereka tumbuh percaya diri dan siap menghadapi masa depan," katanya.