Gizi & Nutrisi Gizi & Nutrisi

Vitamin B Kompleks Bantu Stabilkan Energi dan Fokus Anak

Morinaga ♦ 15 Januari 2026
Vitamin B Kompleks Bantu Stabilkan Energi dan Fokus Anak

Si Kecil yang aktif membutuhkan energi yang stabil sepanjang hari agar dapat bermain dan belajar tanpa mudah merasa lelah. Jika Si Kecil terlihat cepat letih, mudah rewel, atau sulit berkonsentrasi, itu bisa menjadi tanda bahwa tubuhnya kekurangan vitamin B. 

Vitamin B kompleks berperan penting dalam metabolisme energi dan menjaga stamina Si Kecil agar tetap optimal. Jika cadangan energi tubuh tercukupi, maka Si Kecil akan lebih bersemangat dalam menjalani aktivitas hariannya.

Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Tubuh Anak

Bunda, vitamin B kompleks terdiri dari beberapa jenis vitamin yang bekerja sama untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil. Setiap jenis memiliki perannya masing-masing yang berkontribusi pada energi, fokus, dan stamina harian anak.

Energi Stabil Sepanjang Hari

Vitamin B1 (Tiamin) dan B3 (Niasin) merupakan kunci dalam metabolisme karbohidrat dalam tubuh. Tiamin berperan dalam mengubah glukosa menjadi energi dan mendukung fungsi saraf. Anak yang kekurangan B1 bisa mudah lelah, sulit fokus, atau tampak kurang bersemangat.

Sementara itu, Niasin membantu tubuh memetabolisme karbohidrat dan lemak sehingga energi yang dihasilkan lebih stabil. Niasin juga penting untuk kesehatan kulit dan sistem pencernaan. Tidak seperti vitamin B lainnya, Niasin sangat stabil terhadap panas, sehingga kandungannya tidak mudah rusak selama proses memasak. Energi yang stabil membantu Si Kecil menjaga fokus saat belajar dan tetap aktif bermain sepanjang hari.

Fokus Belajar dan Konsentrasi

Vitamin B6 (Piridoksin) dan B12 (Kobalamin) mendukung kerja saraf dan otak. Keduanya membantu tubuh memproduksi neurotransmitter, yaitu zat kimia otak yang mengatur emosi, konsentrasi, dan respons anak terhadap lingkungan. Di sinilah peran neurotransmitter dalam membantu kestabilan suasana hati dan fokus Si Kecil. Serotonin berperan dalam mengatur suasana hati Si Kecil, dopamin berperan dalam mengatur fokus dan motivasi, sementara GABA membantu Si Kecil merasa tenang.

Dengan asupan vitamin B6 dan B12 yang cukup, Si Kecil bisa lebih mudah berkonsentrasi, tidak cepat terdistraksi, lebih cepat memahami tugas, dan punya kontrol emosi yang lebih stabil. Ini penting terutama untuk anak yang sedang memasuki usia sekolah.

Pembentukan Sel Darah Merah dan Oksigenasi

Vitamin B9 (Asam Folat) dan B12 mendukung produksi sel darah merah yang sehat. Sel darah merah inilah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Ketika asupan vitamin B9 dan B12 cukup, aliran oksigen ke otak akan lancar, stamina terjaga, Si Kecil lebih jarang merasa lemas, dan kemampuannya memproses informasi lebih baik.

Sebaliknya, kekurangan vitamin B9 atau B12 dapat menyebabkan anemia yang ditandai dengan cepat lelah, lesu, atau tampak kurang berenergi. Ketersediaan oksigen yang baik sangat penting untuk metabolisme harian Si Kecil. Dengan metabolisme yang lancar, Si Kecil dapat bermain, belajar, dan berinteraksi dengan optimal.

Sumber Alami Vitamin B Terbaik dari Menu Harian Anak

Bunda, ada berbagai jenis bahan makanan kaya vitamin B yang dapat disajikan dengan kreatif agar Si Kecil tertarik. Daging tanpa lemak dan ikan segar merupakan sumber alami vitamin B6 dan B12 yang penting untuk energi dan fungsi saraf. Telur mengandung vitamin B7 (Biotin) dan B12, sementara produk susu kaya akan vitamin B2 dan B12 yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan jaringan tubuh. Serealia utuh, seperti oat dan roti gandum, kaya akan vitamin B1, B3, dan B9. Sedangkan sayuran dan kacang polong kaya akan vitamin B9 atau folat.

Bunda bisa menyajikan bahan pangan tersebut dalam bentuk menu sehat yang lebih menarik untuk Si Kecil. Misalnya, telur dapat dijadikan omelet sayur keju yang mengandung kombinasi protein, serat, dan kalsium yang baik untuk tumbuh kembangnya. Selain itu, Bunda juga bisa membuat scrambled egg dengan bayam dan tomat, atau telur kukus lembut yang cocok untuk Si Kecil yang kurang suka tekstur kasar.

Sementara itu, ikan bisa diolah menjadi menu sehat seperti sup ikan bening dengan wortel dan jagung, ikan panggang lemon, atau pepes ikan yang lebih rendah minyak. Menu-menu ini tetap lezat sekaligus memenuhi kebutuhan protein dan omega-3 Si Kecil.

Untuk sumber nabati, Bunda bisa membuat roti gandum yang diolesi selai kacang dan irisan pisang. Bunda juga bisa membuat salad sayur hijau yang terdiri dari bayam dan kacang-kacangan, tambahkan dressing agar salad tidak hambar.

Variasi menu merupakan kunci pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal bagi Si Kecil. Setiap jenis makanan menawarkan spektrum vitamin B yang berbeda-beda. Bunda bisa membuat aneka kreasi makanan kaya vitamin ini sesuai kebutuhan Si Kecil.

Tanda Asupan Vitamin B Perlu Perhatian Khusus

Bunda, kekurangan vitamin B bisa menyebabkan gejala tertentu jika dibiarkan. Waspadai jika Si Kecil mengalami tanda-tanda seperti kelelahan kronis atau mudah lelah padahal cukup tidur, sulit fokus, gangguan mood, sariawan atau bibir pecah-pecah, dan nafsu makan menurun. Kondisi ini dapat menjadi indikasi defisiensi vitamin B yang dipengaruhi banyak faktor seperti anemia atau stres.

Jika Si Kecil mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter. Bunda bisa mencatat kebiasaan makan, tidur, dan aktivitas fisik sebagai bahan konsultasi dan evaluasi nutrisi dengan dokter anak atau ahli gizi.

Bunda, memenuhi kebutuhan asupan harian Si Kecil menjadi tantangan tersendiri karena tidak semua makanan bisa diterima Si Kecil. Ada saatnya Si Kecil merasa bosan atau pilih-pilih menu makanan, sehingga tidak semua jenis vitamin B dapat terpenuhi.

Untuk itu, Bunda bisa memberikan asupan tambahan dari susu fortifikasi yang mengandung vitamin B kompleks seperti B1, B6, B12, Asam Folat, dan lain-lain. Memberikan susu dengan kandungan vitamin B bisa menjadi alternatif solusi untuk melengkapi kekurangan nutrisi harian Si Kecil. Dapatkan informasi lebih detail tentang rekomendasi susu pertumbuhan kaya vitamin B kompleks di sini ya, Bunda: Rekomendasi Susu Pertumbuhan Kaya Nutrisi bagi Si Kecil.

Referensi

  • Better Health Channel. Vitamin B. Diakses pada 11 November 2025. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/vitamin-b 
  • S.V. More Groups of Companies. How Vitamins B1, B6, and B12 Boost Brain and Nerve Health. https://svmoregroup.com/2025/05/06/vitamins-b1-b6-b12-brain-nerve-health/ 
  • Rama Hospital. Vitamin B6 Vs. B12: Understanding the Differences and Benefits. Diakses pada 11 November 2025. https://ramahospital.com/blog-detail.php?code=vitamin-b6-vs-b12-understanding-the-differences-and-benefits 
  • Science Direct. Oxygenation. Diakses pada 11 November 2025. https://www.sciencedirect.com/topics/biochemistry-genetics-and-molecular-biology/oxygenation