Aktivitas & Stimulasi Aktivitas & Stimulasi

8 Ide Sensory Play Si Kecil 2 Tahun yang Wajib Bunda Coba di Rumah

Morinaga ♦ 2 Juli 2026
8 Ide Sensory Play Si Kecil 2 Tahun yang Wajib Bunda Coba di Rumah

Permainan sensori (sensory play) untuk anak usia 2 tahun sebenarnya tidak harus mahal atau rumit. Banyak bahan sederhana yang sudah tersedia di dapur Bunda dapat dimanfaatkan menjadi aktivitas bermain yang menyenangkan sekaligus merangsang berbagai indra Si Kecil. Mulai dari beras berwarna, adonan tepung, busa sabun, hingga es batu, semuanya bisa menjadi media belajar yang menarik untuk Si Kecil.

Bagi Si Kecil yang awalnya ragu atau takut kotor, Bunda bisa melakukan pendekatan secara bertahap. Cukup kenalkan satu per satu bahan tersebut agar ia mulai merasa aman, berani mencoba, dan akhirnya terbiasa dengan tekstur baru yang ada di genggamannya.

8 Ide Permainan Sensori dengan Bahan Sederhana

Mempersiapkan kegiatan ini ternyata tidak menyita banyak waktu. Bunda hanya perlu menyisihkan beberapa menit untuk menata alat dan bahan sebelum Si Kecil mulai bereksplorasi. Berikut adalah beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa Bunda coba bersama anak di rumah:

1. Bermain Balok Es Batu Warna-Warni

Bunda bisa membekukan air yang telah diberi sedikit pewarna makanan ke dalam cetakan es. Setelah beku, pindahkan es tersebut ke dalam nampan plastik. Si Kecil bisa menyentuh es yang dingin dan melihat perubahan warna saat es perlahan mencair. Kegiatan ini sangat baik untuk mengenalkan konsep suhu pada indra perabanya.

2. Mencari Mainan di Dalam Agar-agar

Buatlah agar-agar biasa tanpa gula, lalu masukkan beberapa mainan plastik kecil yang sudah dicuci bersih sebelum agar-agar tersebut mengeras. Setelah padat, minta Si Kecil mengambil mainan tersebut menggunakan jari tangannya atau sendok kayu. Teksturnya yang kenyal sangat menarik bagi indra peraba anak dan tentunya aman apabila tidak sengaja tergigit.

3. Bermain Air dengan Berbagai Wadah

Bermain air adalah kegiatan yang paling disukai anak dan tentunya sangat hemat. Siapkan baskom berisi air, lalu tambahkan spons, corong, botol plastik bekas, atau gayung kecil. Membiarkan anak bereksperimen dengan aliran air tidak hanya melatih motorik halus, tetapi juga memberikan efek tenang bagi perasaannya setelah ia seharian beraktivitas.

4. Bermain Busa Sabun yang Lembut

Busa dari sabun mandi bayi yang dikocok hingga mengembang akan menghasilkan tekstur ringan yang unik dan aman. Tuangkan busa tersebut ke dalam baskom dan biarkan Si Kecil bebas menyentuhnya. Kegiatan ini merangsang rasa ingin tahu anak dan membantunya terbiasa dengan tekstur baru yang lembut di tangannya.

5. Bermain Pasir Pantai atau Pasir Kinetik

Bunda bisa menggunakan pasir laut yang sudah dicuci dan dijemur hingga bersih, atau menggunakan pasir kinetik. Membentuk pasir dengan cetakan kue, menyembunyikan mainan kecil di dalamnya, atau memindahkan pasir antarwadah adalah cara yang sangat bagus untuk melatih indra peraba sekaligus merangsang kreativitas anak.

6. Eksplorasi Tekstur dengan Kotak Kain Bekas

Kumpulkan potongan kain bekas dengan permukaan yang berbeda, misalnya kain katun yang lembut, kain bertekstur kasar, atau handuk tebal. Letakkan semuanya di dalam kotak kecil. Minta Si Kecil meraba kain tersebut satu per satu dan ajak ia menyebutkan rasanya, seperti kasar atau lembut. Permainan kering ini sangat cocok untuk anak yang belum suka bahan basah dan sangat efektif untuk menambah kosakata barunya.

7. Melukis dengan Jari Pakai Cat Aman

Bunda bisa membuat cat mainan yang aman dari campuran sedikit tepung, air, dan pewarna makanan. Menggambar langsung menggunakan jari tangan akan merangsang indra peraba dan penglihatan secara bersamaan. Jika Si Kecil masih ragu untuk mencoba, Bunda bisa mencontohkan dengan mencelupkan satu jari terlebih dahulu.

8. Berkebun Mini dan Bermain Tanah

Siapkan pot plastik kecil, tanah gembur, dan benih yang mudah tumbuh seperti kacang hijau. Ajak Si Kecil menanam benih tersebut bersama-sama sedari awal. Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan anak pada lingkungan alam, tetapi juga melatih rasa tanggung jawab melalui rutinitas menyiram tanaman setiap sore.

Tips Menjadikan Sensory Play Rutinitas yang Menyenangkan

Agar kegiatan bermain sensori ini bisa berjalan lancar tanpa membuat Bunda repot membersihkannya, ada beberapa trik praktis yang bisa diterapkan. Berikut adalah panduan sederhana untuk menjadikan permainan ini sebagai rutinitas harian yang menyenangkan bagi Bunda dan Si Kecil:

  • Sediakan area bermain yang mudah dibersihkan. Karpet plastik, tikar besar, atau pojok teras yang bisa dibilas membantu mengurangi rasa khawatir Bunda saat berantakan.
  • Libatkan Si Kecil dalam persiapan. Ajak ia memilih warna pewarna atau menyiapkan wadah. Rasa membuatnya lebih antusias bermain.
  • Rotasi jenis sensory play. Ganti tema setiap pekan agar tidak bosan. Catat mana yang paling Si Kecil sukai.
  • Jadikan momen membereskan sebagai bagian dari keseruan. Ajak Si Kecil ikut menyapu beras atau membilas mainan setelah selesai. Disiplin sederhana terbangun lewat ritual.

Bermain sensorik adalah cara yang hemat dan sangat cerdas untuk mendukung perkembangan anak. Pengalaman bermain yang rutin ini terbukti efektif mendukung POTENSI Si Kecil agar ia tumbuh menjadi anak yang tanggap dan terampil. Yuk, temukan lebih banyak inspirasi permainan seru lainnya untuk mengisi waktu luang Si Kecil di artikel berikut: Manfaat dan Ide Sensory Play Menarik untuk Anak 1-2 Tahun.

Referensi

  • Arwiyantasari, W. R., Ardhianingtyas, N., & Sanjaya, K. A. (2024). Praktik stimulasi tumbuh kembang pada anak usia dini melalui metode “sensory play”Faedah: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.59024/faedah.v2i2.739 
  • Yogman, M., Garner, A., Hutchinson, J., Hirsh-Pasek, K., Golinkoff, R. M., Committee on Psychosocial Aspects of Child and Family Health, & Council on Communications and Media. (2018). The power of play: A pediatric role in enhancing development in young childrenPediatrics, 142(3), Article e20182058. https://doi.org/10.1542/peds.2018-2058