Gizi & Nutrisi Gizi & Nutrisi

Rekomendasi Ikan Tinggi Protein untuk Tumbuh Kembang Anak

Morinaga ♦ 26 Januari 2026
Rekomendasi Ikan Tinggi Protein untuk Tumbuh Kembang Anak

Protein memiliki peran penting bagi tumbuh kembang Si Kecil. Selain berguna untuk membantu pembentukan jaringan tubuh, nutrisi ini juga berperan dalam produksi energi untuk mendukung fungsi otak. 

Memilih sumber protein hewani terbaik kadang membuat Bunda bingung. Di antara banyak pilihan, ikan menonjol karena kaya zat gizi penting untuk pertumbuhan optimal Si Kecil.

Daftar Ikan Paling Tinggi Protein dan Mudah Ditemukan

Ada berbagai pilihan ikan yang bisa menjadi sumber protein hewani untuk Si Kecil. Baik ikan laut maupun ikan tawar sama-sama memiliki kandungan gizi yang baik dan mudah diolah sebagai menu harian. Berikut beberapa jenis ikan yang dikenal tinggi protein dan bisa Bunda temukan dengan mudah:

Salmon dan Tuna sebagai Ikan Laut Favorit

Salmon dan tuna merupakan dua jenis ikan laut yang menjadi favorit banyak orang tua sebagai sumber protein hewani untuk anak. Menurut ahli gizi, Samantha DeVito, MS, RD, salmon dan tuna kaya protein dan lemak sehat, serta mudah ditemukan dengan harga yang cukup terjangkau. 

Salmon dikenal memiliki kandungan Omega-3 yang lebih tinggi, terutama DHA dan EPA, yang berperan penting dalam mendukung perkembangan otak, kesehatan mata, dan fungsi jantung. Sementara itu, tuna sirip kuning mengandung sekitar 25 gram protein per tiga ons, sedikit lebih tinggi dibandingkan salmon yang menyediakan sekitar 22 gram pada porsi yang sama. 

DHA yang terkandung dalam salmon dan tuna membantu perkembangan otak dan mata Si Kecil. Sementara kandungan EPA berperan dalam menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Bunda, salah satu keunggulan ikan salmon dan tuna adalah teksturnya yang lembut sehingga mudah diterima lidah Si Kecil. Dengan pengolahan yang tepat, kedua jenis ikan ini bisa menjadi menu harian yang lezat dan bergizi serta disukai Si Kecil.

Ikan Kembung dan Sarden, Ikan Lokal Berprotein Tinggi 

Tidak banyak orang mengetahui bahwa ikan lokal memiliki kualitas protein yang setara dengan ikan impor. Dalam 100 gram ikan kembung, terkandung sekitar 21,3 gram protein. Sementara itu, ikan sarden mengandung sekitar 19,9 gram protein per 100 gram.

Ikan kembung juga kaya Omega-3, sehingga baik untuk mendukung perkembangan otak dan kesehatan jantung Si Kecil. Harganya terjangkau dan sangat mudah ditemukan di pasar lokal. Sementara itu, ikan sarden mengandung kalsium yang penting untuk kesehatan tulang. Tulangnya yang lunak membuatnya aman dan mudah dikonsumsi oleh Si Kecil.

Dengan kandungan gizi yang lengkap dan harga yang lebih ramah di kantong, kembung dan sarden bisa menjadi pilihan tepat sebagai pengganti ikan impor dalam menu harian Si Kecil.

Pilihan Ikan Air Tawar Gabus dan Lele

Bunda, ikan air tawar seperti gabus dan lele juga bisa menjadi sumber protein harian yang baik untuk Si Kecil. Ikan gabus dikenal kaya akan albumin, yaitu protein yang penting untuk pemulihan pasca luka atau sakit. Dalam 100 gram ikan gabus segar, terkandung sekitar 16,2 gram protein. 

Ikan lele juga tidak kalah bergizi. Ikan ini harganya relatif terjangkau dan mudah ditemukan di Indonesia. Dalam 100 gram ikan lele segar, terkandung sekitar 16,2 gram protein. 

Agar aman dikonsumsi, pilih ikan air tawar dengan kualitas yang bagus. Bunda bisa memilih jenis ikan budidaya karena biasanya dipelihara di lingkungan yang bersih dan terkontrol. Ikan budidaya biasanya memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan ikan liar. Dalam penyajiannya, Bunda bisa membersihkan ikan air tawar dengan air mengalir sampai benar-benar bersih. Kemudian, ikan bisa dimasak dengan cara digoreng, dibakar, atau direbus hingga benar-benar matang sempurna.

Pentingnya Protein Bagi Tumbuh Kembang Si Kecil

Bunda, protein adalah NUTRISI yang ada di setiap sel tubuh dan berperan penting dalam perkembangan Si Kecil. NUTRISI ini membantu membentuk sel, jaringan, otot, hingga organ tubuh. Di samping itu, protein juga menjadi kunci pembentukan antibodi yang menjaga daya tahan tubuh, sehingga Si Kecil tidak mudah sakit.

Sumber protein hewani seperti ikan memiliki asam amino esensial yang lebih lengkap dibandingkan protein nabati. Inilah alasan mengapa ikan bisa menjadi pilihan yang baik untuk mendukung pertumbuhan optimal Si Kecil. 

Tidak hanya itu, protein hewani juga berperan dalam membantu penyerapan zat besi dan vitamin B12. NUTRISI ini sangat penting untuk mencegah anemia pada anak. Oleh karena itu, pastikan Si Kecil mendapatkan asupan protein yang cukup setiap hari. 

Manfaat Konsumsi Ikan Tinggi Protein untuk Kecerdasan dan Imunitas

Selain berguna untuk pertumbuhan fisik seperti pembentukan otot dan tulang, ikan tinggi protein juga berguna untuk menunjang kecerdasan dan imunitas Si Kecil. Kandungan protein dan asam amino pada ikan dapat mendukung perkembangan kognitif anak, termasuk pembentukan neurotransmitter yang penting untuk proses belajar dan konsentrasi. 

Selain itu, kandungan protein dan Omega-3 juga berperan penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. NUTRISI ini membantu meningkatkan aktivitas sel darah putih, sehingga Si Kecil tidak mudah terkena infeksi. Ketika imunitasnya kuat, aktivitas bermain maupun belajarnya pun menjadi lebih optimal. 

Ikan tinggi protein juga dapat membantu menjaga kestabilan gula darah Si Kecil ya, Bunda. Ketika kadar gula darah tetap stabil, energi dan fokusnya selama beraktivitas juga akan lebih terjaga. Menurut Emily Furniss, terapis nutrisi terdaftar dari Hertfordshire, ikan merupakan sumber protein rendah lemak, vitamin D, dan asam lemak Omega-3 yang bermanfaat mendukung pola makan seimbang dan kesehatan metabolik secara keseluruhan. 

Trik Mengolah Ikan agar Selalu Disukai Si Kecil

Meskipun ikan tinggi protein sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil, tidak semua anak langsung menyukainya. Oleh karena itu, cara mengolahnya perlu dibuat lebih menarik agar Si Kecil mau mencoba dan menikmatinya.

Untuk mengurangi bau amis, Bunda bisa melumuri ikan dengan jeruk nipis sebelum dimasak. Setelah itu, ikan bisa digoreng, dikukus, atau dipanggang sesuai selera keluarga. Bunda juga bisa membuat olahan yang lebih fun, seperti nugget ikan atau fish stick tanpa tulang. Cara membuatnya sederhana: haluskan daging ikan, campur dengan sedikit tepung, bentuk sesuai selera, balur dengan tepung panir, lalu goreng hingga matang. Bentuk-bentuk lucu atau ukuran kecil sering kali membuat Si Kecil lebih tertarik mencobanya.

Dalam memilih ikan segar, sebaiknya pastikan ikan sudah bersih dari duri dan kotoran. Bunda juga dapat membeli ikan fillet sebagai opsi yang lebih aman dan praktis untuk Si Kecil.

Konsumsi ikan tinggi protein belum cukup tanpa disertai konsistensi. Menjaga konsistensi agar Si Kecil bersedia makan ikan menjadi tantangan tersendiri. Si Kecil mungkin akan merasa bosan dengan menu yang sama. Bunda bisa mencoba variasi rasa, tekstur, dan cara memasak agar ia tetap antusias dengan makanan yang disajikan. 

Untuk memastikan kecukupan NUTRISI dan protein harian Si Kecil, Bunda juga bisa melengkapi menu harian dengan susu pertumbuhan yang diformulasikan tinggi protein. Susu pertumbuhan dapat membantu mendukung kecukupan NUTRISI Si Kecil setiap hari. Yuk Bunda, cari tahu lebih lengkapnya di sini: Susu Tinggi Protein untuk Tumbuh Kembang Anak.

Referensi

  • Abbot. How Protein Fuels Child Development. Diakses pada 10 November 2025, https://www.nutritionnews.abbott/pregnancy-childhood/kids-growth/how-protein-fuels-child-development/
  • Health. Tuna vs. Salmon: Which is Better for Omega-3s and Heart Health? Diakses pada 10 November 2025. https://www.health.com/canned-tuna-vs-canned-salmon-11830700
  • Today. Is Salmon or Tuna Healthier? There’s 2 Major Nutritional Differences, Dietitians Say. Diakses pada 10 November 2025. https://www.today.com/health/diet-fitness/salmon-vs-tuna-rcna171831 
  • Salmon vs. Tuna: Which is Better for Omega-3s. Diakses pada 10 November 2025. https://www.verywellhealth.com/salmon-vs-tuna-11820250 
  • Nilai Gizi.com. Ikan Kembung/Oci, Segar. Diakses pada 10 November 2025. https://nilaigizi.com/gizi/detailproduk/908/nilai-kandungan-gizi-ikan-kembung-oci-segar 
  • Nilai Gizi.com. Ikan Gabus, Segar. Diakses pada 10 November 2025. https://nilaigizi.com/gizi/detailproduk/883/nilai-kandungan-gizi-ikan-gabus-segar 
  • Nilai Gizi.com. Ikan Lele. Diakses pada 10 November 2025. https://nilaigizi.com/gizi/detailproduk/1189/ikan-lele 
  • Fleet Farm. The Best Freshwater Fish to Eat. Diakses pada 10 November 2025. https://everyday.fleetfarm.com/articles/best-freshwater-fish-to-eat
  • Brown Health University. Foods to Boost Your Immune System. Diakses pada 10 November 2025. https://www.brownhealth.org/be-well/foods-boost-your-immune-system 
  • Fresh Fish Daily. How Eating Fish Can Help Manage Diabetes. Diakses pada 10 November 2025. https://freshfishdaily.co.uk/how-eating-fish-can-help-manage-diabetes/