Pesan moral yang bisa dipelajari anak dari dongeng Putri Salju dan Cinderella adalah pentingnya bersikap baik, sabar, serta tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan. Meski mengalami berbagai tantangan, kedua tokoh ini tetap menunjukkan kebaikan hati dan memperlakukan orang lain dengan penuh kasih.
Karena itulah, Putri Salju dan Cinderella menjadi dongeng pengantar tidur yang tetap digemari hingga sekarang. Selain menghadirkan cerita yang seru dan penuh keajaiban, kisah-kisah ini juga dapat menjadi sarana bagi Bunda untuk mengenalkan nilai-nilai positif kepada Si Kecil sebelum tidur. Yuk, simak ceritanya bersama!

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang putri cantik bernama Putri Salju. Ia dikenal karena kebaikan hatinya dan senang bermain bersama hewan-hewan di taman istana. Namun, ibu tirinya yang merupakan seorang Ratu sangat iri pada kecantikan Putri Salju.
Setiap hari, Ratu bertanya kepada cermin ajaibnya, “Wahai cermin, siapakah yang paling cantik di negeri ini?” Suatu hari, cermin menjawab bahwa Putri Salju jauh lebih cantik. Mendengar hal itu, Ratu pun marah dan berusaha menyingkirkannya.
Putri Salju akhirnya melarikan diri ke dalam hutan. Setelah berjalan cukup lama, ia menemukan sebuah pondok kecil yang ternyata milik tujuh kurcaci. Karena kasihan mendengar kisahnya, para kurcaci mengizinkan Putri Salju tinggal bersama mereka. Hari-hari pun terasa menyenangkan karena mereka saling membantu dan hidup rukun.
Namun, Ratu mengetahui bahwa Putri Salju masih hidup. Ia menyamar sebagai nenek tua dan menawarkan sebuah apel merah yang telah diberi sihir. Tanpa curiga, Putri Salju menggigit apel tersebut dan langsung tertidur lelap.
Para kurcaci sangat sedih melihat Putri Salju tidak sadarkan diri. Hingga suatu hari, seorang Pangeran datang dan berhasil mematahkan sihir jahat itu. Putri Salju pun terbangun dan kembali tersenyum. Setelah melalui berbagai tantangan, ia akhirnya hidup bahagia bersama orang-orang yang menyayanginya.

Di sebuah desa, hiduplah seorang gadis baik hati bernama Cinderella. Ia tinggal bersama ibu tiri dan dua saudara tirinya yang sering menyuruhnya bekerja sepanjang hari. Meski begitu, Cinderella tetap sabar dan tidak pernah berhenti berbuat baik.
Suatu hari, istana mengadakan pesta dansa besar. Semua gadis diundang, tetapi Cinderella tidak diizinkan datang. Saat ia merasa sedih, muncullah seorang Ibu Peri yang baik hati.
Dengan tongkat ajaibnya, Ibu Peri mengubah labu menjadi kereta kencana, tikus menjadi kuda, dan pakaian Cinderella menjadi gaun yang indah. Ia juga memberikan sepasang sepatu kaca yang berkilau. Namun, ada satu syarat: keajaiban itu akan berakhir tepat saat tengah malam.
Di pesta, Cinderella bertemu dengan Pangeran dan mereka menghabiskan malam dengan menari bersama. Ketika jam mulai berdentang dua belas kali, Cinderella segera berlari pulang. Dalam perjalanan, salah satu sepatu kacanya tertinggal di tangga istana.
Keesokan harinya, Pangeran mencari pemilik sepatu tersebut ke seluruh negeri. Banyak gadis mencoba memakainya, tetapi tidak ada yang cocok. Saat Cinderella mencobanya, sepatu itu pas di kakinya.
Pangeran akhirnya menemukan gadis yang selama ini ia cari. Cinderella pun memulai hidup baru di istana dan tetap menjadi pribadi yang baik hati. Ia memilih memaafkan saudara tirinya dan hidup bahagia selamanya.
Dongeng bisa menjadi awal dari obrolan hangat antara Bunda dan Si Kecil sebelum tidur. Setelah cerita selesai, Bunda dapat mengajak Si Kecil berbincang santai melalui beberapa pertanyaan sederhana berikut:
Tidak perlu membahas semuanya sekaligus, Bun. Bahkan satu atau dua pertanyaan sederhana sudah cukup untuk membuat Si Kecil merasa didengarkan sekaligus membantu mereka memahami cerita dengan lebih baik.
Melalui dongeng seperti Putri Salju dan Cinderella, Si Kecil tidak hanya menikmati cerita yang menarik, tetapi juga belajar mengenali nilai-nilai positif seperti kebaikan hati, kesabaran, dan sikap pantang menyerah. Ketika Bunda mengajak anak berdiskusi setelah mendongeng, momen tersebut dapat menjadi kesempatan berharga untuk membantu mereka memahami cerita sekaligus mengekspresikan perasaannya.
Agar waktu menjelang tidur terasa lebih nyaman, Bunda dapat melengkapinya dengan rutinitas malam yang dilakukan secara konsisten. Dengan suasana yang tenang dan kegiatan yang sudah familiar, Si Kecil dapat lebih mudah beralih dari waktu bermain menuju waktu istirahat.
Salah satu kebiasaan yang sering menjadi bagian dari rutinitas malam anak adalah minum susu sebelum tidur. Ingin mengetahui lebih lanjut manfaatnya bagi Si Kecil? Simak pembahasannya di sini: Manfaat Minum Susu Sebelum Tidur untuk Si Kecil.
Konten Belum Tersedia
Mohon maaf, halaman untuk artikel Dongeng Putri Salju dan Cinderella untuk Temani Waktu Tidur Si Kecil
belum tersedia untuk bahasa inggris. Apakah Bunda dan Ayah ingin melihat artikel lainnya dengan kategori yang sama ?