Memahami label nutrisi Morinaga Platinum diawali dengan mengecek takaran saji, jumlah zat gizi per sajian (seperti DHA, AA, laktoferin, kalsium, dan zat besi), serta kolom persentase Angka Kecukupan Gizi (%AKG). Takaran saji berfungsi sebagai acuan utama seluruh data di tabel, sementara %AKG membantu Bunda mengetahui seberapa besar satu sajian memenuhi kebutuhan harian anak sesuai kelompok usia yang tertera pada kemasan.
Membaca deretan angka kecil di belakang kotak susu terkadang cukup melelahkan, apalagi sambil sibuk menjaga Si Kecil yang ingin turun dari troli. Untungnya, format tabel ini tidak dibuat sembarangan. BPOM telah mengatur isi tabel Informasi Nilai Gizi (ING) untuk semua pangan olahan; termasuk susu pertumbuhan melalui Peraturan BPOM Nomor 26 Tahun 2021 (BPOM RI, 2021). Karena formatnya seragam, Bunda cukup memahami cara membacanya sekali, maka label pada merek susu apa pun akan lebih mudah dipahami.
Dalam artikel ini, Morinaga Chil Kid Platinum (usia 1–3 tahun) dan Morinaga Chil School Platinum (usia 3–12 tahun) digunakan sebagai contoh. Keduanya merupakan susu pertumbuhan untuk anak di atas 1 tahun yang berfungsi sebagai pelengkap makanan bergizi seimbang, bukan sebagai pengganti makan utama.
Sesuai aturan BPOM, tabel Informasi Nilai Gizi (ING) mencakup takaran saji, jumlah sajian per kemasan, rincian zat gizi, persentase Angka Kecukupan Gizi (%AKG), hingga catatan kaki (BPOM RI, 2021). Urutan informasi pada susu pertumbuhan umumnya sebagai berikut:
Banyak orang melewatkan dua poin terakhir ini. Padahal, kolom tersebut sangat penting untuk memahami makna di balik angka gram dan miligram yang tertera.
Chil Kid Platinum menggunakan takaran saji 36 gram bubuk, sementara Chil School Platinum menggunakan 46 gram. Perbedaan ini wajar karena anak usia sekolah membutuhkan asupan energi dan zat gizi yang lebih tinggi dibandingkan batita.
Penting untuk diingat bahwa seluruh angka di bawah baris takaran saji dihitung berdasarkan jumlah bubuk tersebut. Jika Bunda menakar kurang dari petunjuk, Si Kecil akan mendapatkan asupan zat gizi yang lebih sedikit dari yang tertera. Sebaliknya, menakar lebih banyak akan memberikan energi dan zat gizi yang melebihi jumlah per sajian. Cara termudah untuk memastikan Si Kecil mendapatkan nutrisi yang tepat sesuai label adalah dengan selalu menggunakan sendok takar yang tersedia di dalam kemasan dan mengikuti petunjuk penyajian.
Label Morinaga Chil Kid Platinum dan Morinaga Chil School Platinum mencantumkan kandungan DHA sebanyak 30–31 mg per sajian, serta AA sebesar 5,1–6,5 mg per sajian. Perbedaan angka ini wajar karena takaran saji kedua produk berbeda. DHA dan AA merupakan asam lemak esensial untuk mendukung perkembangan otak serta penglihatan, khususnya pada masa awal pertumbuhan anak.
Perbedaan formulasi juga tampak pada kandungan spesifik lainnya. Morinaga Chil Kid Platinum diformulasikan dengan Alfa Laktalbumin untuk mendukung regulasi emosi dan kualitas tidur anak, sedangkan Morinaga Chil School Platinum diperkaya dengan Laktoferin sebanyak 9,2 mg per sajian untuk mendukung daya tahan tubuh anak usia sekolah. Protein alami ini juga ditemukan dalam ASI. Sebagai pelengkap, label keduanya mencantumkan Triple Bifidobacterium, yakni tiga jenis bakteri baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna.
Persentase Angka Kecukupan Gizi (%AKG) menunjukkan seberapa banyak kebutuhan harian yang dipenuhi oleh satu sajian, berdasarkan acuan untuk kelompok usia tertentu. Angka pada kolom %AKG kalsium di kemasan mencerminkan kontribusi satu gelas susu terhadap kebutuhan harian Si Kecil sesuai kelompok usianya.
Acuan gizi ini berbeda bagi setiap orang. Kemenkes telah menetapkan standar Angka Kecukupan Gizi berdasarkan kelompok umur dalam Permenkes Nomor 28 Tahun 2019 (Kementerian Kesehatan RI, 2019). BPOM turut mengatur perhitungan %AKG pada label pangan olahan agar sesuai dengan acuan gizi spesifik, termasuk untuk anak usia 1 sampai 3 tahun (BPOM RI, 2021). Angka %AKG pada kotak Chil Kid Platinum, misalnya, secara spesifik mengacu pada kebutuhan batita, bukan orang dewasa. Jika Bunda merasa ragu, catatan kaki di bawah tabel nutrisi menjadi panduan utama mengenai acuan yang digunakan.
Kalsium dan zat besi adalah dua komponen penting yang layak diperiksa pada label susu anak. Kalsium sangat krusial bagi pertumbuhan tulang dan gigi, sementara zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah serta perkembangan otak, keduanya memiliki kebutuhan yang cukup tinggi selama masa batita. Label Morinaga Platinum menyediakan informasi %AKG lengkap untuk kedua mineral ini. Bunda bisa menghitung kontribusinya dengan melihat persentase per gelas, lalu mengalikannya dengan jumlah konsumsi harian Si Kecil. Perlu diingat bahwa porsi gizi lainnya harus tetap dipenuhi melalui asupan nasi, lauk, sayur, dan buah. Celah gizi yang tersisa adalah hal yang normal, mengingat susu pertumbuhan berfungsi sebagai pelengkap, bukan sumber gizi utama.
Label Morinaga Platinum mencantumkan keterangan 0 gram sukrosa sebagai penanda bebas gula pasir. Bunda mungkin melihat angka pada baris “gula” di tabel Informasi Nilai Gizi, namun hal ini normal karena susu mengandung laktosa secara alami. Perbedaan ini tidak bertentangan karena satu kolom mencakup total gula, sementara kolom lainnya memastikan tidak ada tambahan gula pasir di dalamnya.
Mengapa poin ini penting untuk diperiksa? Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan pembatasan asupan gula bebas pada anak guna mencegah risiko berat badan berlebih dan karies gigi (World Health Organization, 2015). Susu harian bisa menjadi sumber gula tersembunyi jika Bunda tidak teliti. Memilih susu tanpa sukrosa menjadi langkah praktis untuk mengendalikan asupan gula Si Kecil, melengkapi kebiasaan sehat lainnya seperti membatasi konsumsi minuman manis serta camilan.
Membaca seluruh tabel setiap kali belanja tentu melelahkan. Berikut adalah tiga poin utama untuk perbandingan cepat saat Bunda berada di toko:
Sesampainya di rumah, selalu ikuti petunjuk penyiapan di kemasan, mulai dari suhu air hingga jumlah sendok takar. Informasi pada label hanya berlaku jika susu disiapkan sesuai instruksi tersebut. Kebiasaan kecil ini merupakan bagian dari pilar nutrisi dalam pengasuhan sehari-hari, agar Bunda selalu tahu apa yang dikonsumsi Si Kecil.
Daftar lengkap kandungan setiap produk bisa Bunda lihat di sini: Morinaga Chil Kid Platinum untuk usia 1–3 tahun dan Morinaga Chil School Platinum untuk usia 3–12 tahun. Membawa catatan poin-poin di atas akan membuat proses pemilihan susu jauh lebih mudah.
Referensi
Konten Belum Tersedia
Mohon maaf, halaman untuk artikel Cara Membaca Label Nutrisi Morinaga Platinum
belum tersedia untuk bahasa inggris. Apakah Bunda dan Ayah ingin melihat artikel lainnya dengan kategori yang sama ?