Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur Siang

Morinaga Platinum ♦ 6 Januari 2020

Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur Siang

Anak mungkin enggan tidur siang karena masih ingin bermain dan memiliki energi berlebih. Padahal, tidur siang penting untuk membantu memulihkan energi dan mendukung proses pertumbuhan serta perkembangan fisik dan kognitif mereka. 

Bunda dapat menggunakan tips dan trik kreatif agar Si Kecil agar mau tidur siang, yuk simak di sini:

Manfaat Tidur Siang bagi Anak 

Rata-rata usia anak di bawah lima tahun membutuhkan waktu 10-13 jam tidur sehari dan punya banyak manfaat untuk pertumbuhannya. Seperti kata Jodi Mindell, Ph.D., seorang profesor psikologi di St. Joseph's University di Philadelphia, menuturkan bahwa balita sedang mengalami marathon perkembangan, begitu banyak peningkatan secara intelektual dan fisik. Tidur adalah satu-satunya cara mereka dapat memulihkan.

Selain itu, Marc Weissbluth, M.D., penulis Healthy Sleep Habits, Happy Children, juga mengatakan tidur siang memudahkan perkembangan kognitif Si Kecil. Selama tidur siang, hormon kortisol yaitu hormon penyebab stres akan turun secara dramatis. Dampaknya, ketika anak bangun ia akan lebih bahagia, wapada, dan lebih siap untuk belajar menjelajahi dunianya.

Setelah mengetahui manfaatnya, jadi ingat Si Kecil yang sulit sekali diajak tidur siang. Jangan khawatir, Bun. Berikut ini Morinaga Platinum sudah merangkum tips parenting anak yang bisa Bunda gunakan untuk mengajak Si Kecil tidur siang. Simak ya, Bun!

Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur Siang

Yuk Bun terapkan cara ini agar membuat Si Kecil lebih mudah untuk tidur siang secara rutin.

1. Atur Rutinitas Sebelum Tidur

Jika Si Kecil susah diajak tidur siang, Bunda bisa membuat rutinitas sebelum tidur yang disukai Si Kecil.

Contohnya, mengajaknya minum susu sebelum tidur. Jika Bunda memilih susu dengan kandungan yang benar, dapat membuatnya mengantuk di siang hari dan ingin tidur loh, Bunda. Mari lihat bagaimana manfaat minum susu sebelum tidur di halaman berikut ini: Manfaat Minum Susu sebelum Tidur bagi Si Kecil

Contoh lainnya, Bunda juga bisa membacakan dongeng sebelum ia tidur. Sebaiknya Bunda membacakan  dongeng dengan nada sayup-sayup dan lembut. Ini akan memberinya rangsang ke alam bawah sadar untuk bisa membuatnya mengantuk.

Secara tidak sadar tubuhnya akan terbiasa dengan kebiasaan rutin ini. Akhirnya ia akan bisa tidur siang dengan teratur.

2. Pertahankan Waktu Tidur dan Bangun Tidur

Si Kecil cukup tidur siang selama 1-2 jam sehari. Pertahankan waktu tersebut dan jangan diubah-ubah. Rutinitas yang dilakukan berkali-kali akan membuat Si Kecil semakin bisa tidur dengan teratur. Keteraturan ini juga akan melatih kebiasaan baik saat Si Kecil akan masuk sekolah lho, Bun. 

Di samping rutinitas, penting kiranya bagi Bunda untuk mengetahui kebutuhan tidur Si Kecil berdasarkan usia. Jika ingin mengenalinya lebih lengkap, baca artikel berikut yuk: Acuan Lama Waktu Tidur Ideal untuk Si Kecil.

3. Berikan Nutrisi dalam Jumlah yang Tepat di Waktu yang Tepat

Asupan nutrisi dan waktu makan juga menentukan waktu tidur siang Si Kecil lho, Bun. Jika Si Kecil merasa lapar atau kekenyangan saat jam tidur siang akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Akibatnya Si Kecil jadi susah tidur siang. Jadi, pastikan Bunda memberikan sarapan seimbang, makan siang dengan gizi yang lengkap, dan makan malam yang memuaskan untuk Si Kecil, ya!

4. Biarkan Si Kecil Mendapatkan Sinar Matahari yang Cukup

Bun, di dalam cahaya matahari ada kandungan bernama melatonin. Kandungan inilah yang baik untuk pertumbuhan Si Kecil dan menyeimbangkan hormonnya.

Dalam penelitian Journal of Pediatric Health Care mengatakan bahwa keseimbangan hormon yang dimiliki tubuh Si Kecil akan membawa pesan ke otak akan kebutuhan istirahat. Jadi, semakin cukup anak terkena sinar matahari, semakin baik untuk perkembangan tubuhnya.

Penyebab Anak Susah Tidur Siang

Ada berbagai alasan mengapa seorang Si Kecil mungkin mengalami kesulitan tidur siang. Berikut beberapa faktor yang bisa saja mempengaruhi Si Kecil susah tidur siang, antara lain:

Perubahan Rutinitas

Anak-anak sangat responsif terhadap rutinitas. Jika ada perubahan dalam jadwal harian mereka, seperti perubahan waktu tidur malam atau aktivitas di siang hari, ini dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk tidur siang.

Lingkungan yang Tidak Nyaman

Jika Si Kecil terlalu banyak terpapar pada rangsangan yang membuatnya terjaga, seperti permainan yang berisik atau lingkungan yang penuh sesak, mereka mungkin sulit untuk tenang dan tidur siang.

Faktor Pertumbuhan

Saat Si Kecil dalam fase tumbuh kembang, mereka mungkin mencapai tahap di mana mereka mulai mengurangi atau bahkan tidak lagi memerlukan tidur siang. Ini adalah perubahan yang alami dan bisa membuat Si Kecil kesulitan tidur siang.

Stres

Seperti halnya orang dewasa, anak-anak juga dapat merasakan stres atau kecemasan. Perasaan ini dapat menyebabkan mereka kesulitan beristirahat di siang hari.

Kurang Aktivitas Fisik

Anak-anak yang tidak cukup beraktivitas fisik di siang hari mungkin memiliki energi yang lebih berlebihan saat waktu tidur siang tiba.

Kebiasaan Tidur Malam yang Buruk

Kualitas tidur malam yang buruk atau gangguan tidur seperti sleep apnea, gangguan tidur yang terjadi saat pernapasan bermasalah, juga dapat mempengaruhi tidur siang Si Kecil.

Agar tidur siang Si Kecil berkualitas, pastikan membuat kondisi ruang tidurnya nyaman, sejuk, bersih, dan tenang. Lalu, hindari menidurkan Si Kecil pada sore hari mendekati waktu tidur malam. Karena tidur pada jam tersebut akan membuat ia sulit tidur pada malam hari.

Membuat Si Kecil tidur siang memang butuh usaha dan kesabaran. Tapi, usaha Bunda akan terbayarkan dengan manfaat yang didapatkan anak dari tidur siangnya lho. Ketahui selengkapnya di artikel berikut, yuk: Manfaat Tidur Siang untuk Anak