Kecerdasan Multitalenta

Aktivitas Si Kecil saat Sekolah Diliburkan karena COVID-19

Morinaga Plantinum - 26 Maret 2020

COVID-19 atau virus corona masih menjadi topik perbincangan yang hangat sekarang ini. Penyebaran virus yang terus bertambah, membuat banyak pihak semakin waspada dengan kondisi ini. Hingga artikel ini ditulis, lebih dari 200.000 kasus ditemukan dengan korban meninggal lebih dari 8.000 jiwa di seluruh dunia. Sementara itu di Indonesia, kasus COVID-19 juga terus bertambah. Hingga kini 227 kasus ditemukan dan mengakibatkan 19 korban meninggal (data dari worldometers.info/coronavirus diambil 18 Maret 2020 pukul 17.30).

Proses penyebaran COVID-19 yang sangat mudah membuat pemerintah menerapkan beberapa imbauan salah satunya social distancing. Pada dasarnya social distancing adalah member jarak antara seseorang dengan orang lain. Cara ini dinilai ampuh untuk mengurangi penyebaran COVID-19. Sebaiknya, Bunda juga ajarkan cara ini ke Si Kecil dengan menjaga jarak setidaknya satu meter dari orang lain.

Seperti kita ketahui virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China, ini dapat menyebar hanya melalui batuk atau bersin yang menempel di tangan, lalu bersentuhan dengan orang lain.

Kebijakan lain dari pemerintah dalam menanggapi COVID-19 adalah imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Termasuk aktivitas belajar mengajar di sekolah. DKI Jakarta khususnya telah meliburkan jadwal sekolah untuk 2 minggu ke depan. Lalu jika sekolah diliburkan, bagaimana Si Kecil bisa tetap mengasah kecerdasannya selama di rumah?

Tetap asah kecerdasan Si Kecil di rumah

Libur sekolah bukan berarti Si Kecil tak bisa belajar di rumah. Justru, proses belajar di rumah lebih beragam dan bisa disesuaikan dengan kemauan Si Kecil. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kegiatan belajar di rumah tetap efektif untuk Si Kecil. Simak tipsnya berikut ini:

1. Atur jadwal teratur

Berbeda dengan kegiatan belajar di sekolah, di rumah Bunda bisa mengatur jadwal sesuai kemauan Si Kecil. Misalnya, Si Kecil lebih nyaman belajar saat siang hingga sore hari selama 2-3 jam, maka atur jadwal seperti itu. Meski begitu, jelaskan Si Kecil kalau jadwal yang ia buat tetap harus dipatuhi.

Jadi, bukan berarti belajar di rumah bisa sesuka hati. Tetap ada aturan yang disepakati, lalu minta Si Kecil untuk mematuhinya juga. Dengan jadwal belajar yang ia mau, Si Kecil pasti akan lebih bersemangat mengerjakan sesuatu.

2. Kurangi gangguan

Salah satu tantangan saat belajar di rumah adalah banyaknya gangguan yang dihadapi. Mulai dari tayangan televisi, gadget, hingga mainan favoritnya. Usahakan selama Si Kecil belajar di rumah, jauhkan barang-barang tersebut dari sekitar Si Kecil, ya.

Dengan suasana belajar yang minim gangguan, Si Kecil akan lebih rajin belajar dan fokus mengasah kecerdasannya. Sehingga kegiatan belajar mengajar di rumah menjadi lebih efektif.

3. Ciptakan ruang belajar kondusif

Cara lain yang bisa Bunda lakukan untuk meminimalisir gangguan saat belajar di rumah adalah dengan membuat ruang belajar terpisah untuk Si Kecil. Pastikan di ruangan ini hanya ada perlengkapan yang mendukung proses belajar Si Kecil, ya.

Siapkan meja dan kursi yang nyaman agar Si Kecil betah berlama-lama belajar bersama Bunda. Selain itu, atur suasana yang tenang dan cahaya yang cukup agar Si Kecil bisa lebih konsentrasi belajar di rumah.

4. Selalu dampingi Si Kecil

Belajar di rumah tak berarti Si Kecil kehilangan sosok gurunya, Bun. Ia sudah memiliki guru bahkan sejak awal ia dilahirkan hingga semasa hidupnya nanti. Yap, guru itu adalah Bunda. Bunda harus siap menjadi guru yang mengajarkan dengan jelas. Jika, ada yang tidak dimengerti Si Kecil, saat itulah peran Bunda dibutuhkan untuk menjelaskan atau mencontohkan dengan baik.

Jika Si Kecil dibiarkan belajar sendiri tanpa pendampingan Bunda, tentu hasil yang ia dapatkan akan kurang maksimal. Oleh karena itu, selalu damping Si Kecil saat belajar di rumah, ya.

5. Temukan Ide-Ide Bermain untuk Si Kecil di Morinaga Multiple Intelligence Play Plan

Agar kegiatan belajar mengajar di rumah tetap optimal, Bunda harus ketahui dulu Kecerdasan Majemuk apa yang menjadi potensi Si Kecil. Karena setiap anak memiliki potensi Kecerdasan Majemuk yang berbeda-beda dan masing-masing kecerdasan membutuhkan stimulasi yang berbeda pula.

Untuk mengetahui Kecerdasan Majemuk yang dimiliki Si Kecil, Bunda bisa gunakan tools dari Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (MI Play Plan). Di sana, Si Kecil akan diidentifikasi melalui berbagai aspek. Setelah menemukan potensinya, barulah Bunda bisa mencari ide bermain apa yang cocok untuk Si Kecil.

Tak perlu khawatir, dengan Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (MI Play Plan), Bunda bisa menemukan banyak ide bermain berbasis Multiple Intelligence atau Kecerdasan Majemuk, yang bisa dibuat di rumah bersama Si Kecil. Jadi, meski belajar di rumah Bunda bisa tetap mengasah kecerdasan Si Kecil dengan optimal, karena #WaktuTakBisaKembali.

Selain itu, agar Si Kecil dapat belajar dengan optimal tentu Bunda harus menjaga kesehatannya, dong. Caranya adalah perkuat daya tahan tubuhnya dengan asupan nutrisi yang tepat. Lengkapi dengan nutrisi Platinum dari Morinaga Platinum MoriCare Zigma dengan Triple Bifidus. Susu pertumbuhan Morinaga Platinum MoriCare Zigma dilengkapi dengan Triple Bifidus yang berasal dari tiga Bifidobacterium untuk meningkatkan daya tahan tubuh termasuk melindungi Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA. Ditambah lagi Laktoferin dalam Morinaga Platinum MoriCare Zigma juga dapat menghambat perlengketan virus pada dinding sel.

Dengan tubuh yang sehat dan kegiatan belajar di rumah yang efektif, Si Kecil dapat tetap tumbuh optimal menjadi Generasi Platinum yang Multitalenta.

Lihat Artikel Lainnya